׉?4ׁB!בCט v v
u׉׉	 7cassandra://erEi45S6-BoaMHZ3lbUf3axke_neZ-nn4etyVUWgVV8 `A׉	 7cassandra://GK7CAz_Iqk4ui9bQOCNF6SvW-IZvxgk4LsjS6iB9h_g+`̚ ׉	 7cassandra://gSJmgYbfOPEA8owPMkbK0CS8zWAxRmfYnXtc93TAOJU ʬˬ͠0Uw7`kט   v
u׈         ׈EUw7`k׉E@SELASA 30 JUNI 2015 Edisi No 367 12 HALAMAN Harga Rp 2.000
Tomy Winata Taati Aturan Baru
Siapa Saja dari Artha Graha Patuhi Pemerintah
Artha Graha Tetap Berbisnis Ikan
ommy Winata sebagai
Bos Grup Artha Graha
berkomentar positif
atas berbagai aturan
baru yang ditetapkan oleh pemerintah.
Bahkan, ketika aturan
itu harus memangkas mata rantai
(network) bisnisnya. Dengan
berbagai analogi, TW, sebutan
akrabnya menjawab media
massa.
Demikian juga saat diminta
komentar terkait dicabutnya
surat izin kapal penangkap
ikan (SIPI) dan surat izin kapal
pengangkut ikan (SIKPI) PT
Maritim Timur Jaya (MTJ) oleh
Menteri Kelautan dan Perikanan
Susi Pudjiastuti.
Tomy saat ditemui di kegiatan
Pasar Murah Sembako
Yayasan Artha Graha, Jakarta,
T
Senin (29/6/2015) mengatakan,
“MTJ saya enggak tahu. Tanya
bosnya MTJ.”
Tomy mengatakan, yang
penting perusahaannya nanti
akan patuh dan loyal terhadap
keputusan pemerintah pusat.
Ketika ditanya kembali perihal
dicabutnya SIPI dan SIKPI
MTJ, Tomy pun mengatakan
tidak mengetahui secara pasti.
Ia mengungkapkan, “Saya sampai
sekarang tidak ngerti persis
karena perusahaan itu kan perusahaan
mandiri. Ada yang punya,
ada yang nanganin, (tetapi
memang) bagian dari Artha
Graha Network.”
Ia juga menegaskan, “Tetapi,
saya sudah minta, siapa
saja dari Artha Graha Network
untuk patuh dan loyal kepada
9 Maskapai
Terancam
Suspend Ijinnya
KORAN BABEL -- Direktorat
Jenderal Perhubungan Udara
Kementerian Perhubungan
mencatat, setidaknya ada sembilan
maskapai penerbangan
belum memenuhi ketentuan
dan persyaratan seperti tertuang
dalam Undang-Undang
Nomor 1 tahun 2009 tentang
maskapai penerbangan. Sembilan
maskapai itu terdiri dari
yang berjadwal maupun tidak
berjadwal.
Hal.2
Tambang Rakyat
Dimusnahkan
Hal.4
WPR Untungkan
Pengusaha
Hal.5
SBY gelar
Dialog Mahasiswa
Direktur Kelaikan dan Pengoperasian
Penerbangan Udara
Kementerian Perhubungan
(Kemenhub) Muzaffar Ismail
menuturkan, seperti diamanatkan
dalan UU, maskapai berjadwal
harus memiliki lima
pesawat yang dimiliki dan lima
pesawat dikuasai. Sedangkan
untuk maskapai tidak berjadwal
satu yang dimiliki dan
dua yang dikuasai. Dia menolak
membeberkan nama-nama
maskapai yang membandel.
Muzaffar di Jakarta, Senin
(29/6). “Ada sekitar sembilan
maskapai yang belum. Tapi
ini belum pasti karena
Eks Lahan
PT Timah Bisa
Jadi WPR
semua keputusan yang diberikan
pemerintah.”
Tomy berencana tetap akan
menjalankan bisnis perikanan
dan kelautan
dengan
mengikuti
aturan
pemerintah
yang
baru. Ia
menguraikan,
“Kita
akan
tetap
berkarya dengan
peraturan dan
perizinan yang baru
kalau memang nanti
ada aturan yang baru.
Menteri Susi:
Aku “Kudu Piye”?
Banyak Oknum Pejabat Ingin Comission Fee
KORAN BABEL -- Menteri Kelautan dan Perikanan
Susi Pudjiastuti mengaku tak habis pikir
dengan pihak-pihak yang selalu menuduhnya
melakukan pencitraan di depan media massa.
Padahal, kata dia, apa yang dilakukannya selama
menjabat posisi menteri adalah untuk Indonesia.
“Jadi serba susah. Aku kudu piye? Gini salah,
gitu salah. Saya ini cuma mau ikan banyak, nelayan
dapat ikan, laut Indonesia jadi milik Indonesia.
Asingnya tidak boleh. Mereka bikin pabrik
bikin apa boleh, tapi masa yang tangkap orang
luar negeri,” ujar Susi dalam acara diskusi RRI
di Gedung Dewan Pers, Jakarta, beberapa waktu
lalu.
Menteri asal Pangandaran Jawa Barat itu
mengatakan, anggota DPR justru sering menyebut
Susi Pudjiastuti adalah media darling, pemberitaannya
selalu bagus. Padahal, Susi malah
merasa sering dipojokkan media. Ranah privacy-nya
kadang dijadikan ranah publik oleh media.
Sering
dibilang media darling, Susi pun mengaku
sempat menumpahkan unek-uneknya dihadapan
Anggota Dewan saat rapat kerja. Dia meminta,
kalau bisa DPR menghentikan wartawan
yang selalu mengejar-mengejarnya.
“Aku ini kerja, sama kaya orang gila, sama
media di-bully. Di DPR dibilang pencitraan.
dikritik habis. Saya bilang ‘Pak kalau bapak bisa
hentikan itu wartawan ikuti saya, saya senang
sekali’. Saya bilang gitu,” kata Susi sembari tertawa.
Meski
begitu, Susi juga mengakui bahwa peran
media di era keterbukaan publik seperti saat
ini sangat penting. Program-program pemerintah
yang sudah sejak lama putus di tengah jalan, tak
sampai kekuping masyarakat, bisa teratasi dengan
adanya pemberitaan media.
Bahkan, kata dia, kampanye-kampanye
disektor perikanan bisa sukses dengan adanya
dukungan media.
Menindaklanjuti keluhan-keluhan dari para
nelayan pribumi Kabupaten Kepulauan Sangihe,
Sulawesi Utara, Menteri Kelautan dan Perikanan
Susi Pudjiastuti langsung mengirimkan sejumlah
pesan pendek dari para nelayan ke Bupati
“Ibu Bertaruh Nyawa
Untuk Kelahiran Saya”
MARIA ZHARAPOVA
Siapa yang
Lebih
Cantik?
MARIA
Amazing grace! How sweet the sound
That saved a wretch like me!
I once was lost, but now am found;
Was blind, but now I see.
’Twas grace that taught my heart to
fear,
And grace my fears relieved;
How precious did that grace appear
    
AHOK Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI,
kemarin genap berusia 49 tahun. Di setiap hari
lahirnya, kata Ahok, sapaan Basuki, ada dua hal
yang selalu dia ingat.
Di Balai Kota, Ahok mengatakan, “Pertama
saya bersyukur usia saya dikasih Tuhan nambah.
Tapi di satu pihak, waktu saya di dunia kurang setahun,
ini yang saya inget.”
Kedua yang selalu dia kenang adalah pengorbanan
ibunda saat melahirkannya. Ahok yakin
saat itu ibunya bertaruh nyawa saat melahirkan
dirinya.
Ia mengungkapkan, “Yang kedua, saya inget
ini pengorbanan ibu saya. Berarti 49 tahun yang
lalu, ibu saya antara mati dan hidup. Ibunda bertaruh
nyawa untuk kelahiran saya. Zaman dulu
melahirkan itu betul-betul nyawa, taruhan nyawa.
Nah ini yang saya inget dua hal ini.”
Ahok menambahkan, “Makanya tiap kali
ulang tahun, saya pertama bersyukur sama Tuhan,
bahwa dia kasih saya kesempatan sampai umur 49
seperti ini. Tapi saya 1 tahun di dunia saya berkurang
untuk bekerja.”
“Kalau ditanya harapan apa gitu ya, saya pikir
harapan banyak, seorang politisi ingin mewujudkan
keadilan sosial buat seluruh rakyat. Jadi kalau
ditanya, yang paling penting, paling berarti buat
hidup ini, kamu pernah dengar lagu AmazZHARAPOVA,
bintang
tenis yang cantik itu,
menjelang Women’s Tennis
Association (WTA) Pre-Wimbledon
Party,
melakukan
kunjungan ke Porsche
centre Mayfair
pada 25 Juni
lalu. Petenis
cantik terlihat
cantik saat
naik Porsche
Boxster Spyder.
Porsche
Boxster
Spyder
terbaru
sudah
tersedia
untuk
׉	 7cassandra://GK7CAz_Iqk4ui9bQOCNF6SvW-IZvxgk4LsjS6iB9h_g+`̚ Uw7`kUw7`k
בCט   v
u׉׉	 7cassandra://tyrfDCJAYvVTWdb4Cf4-i-7ldeTXMwO9VQZ0H1IIRVY i`A׉	 7cassandra://1Zjc0VndNPvOjpjNtonjnUDh_AOXlYMwgu4XtQ6K5yE `̚ ׉	 7cassandra://jYkGFZOfpRTO8Spi-5JmO6xf7Cu59bNNA76IGZhaYRY Q]L͠0Uw7`kט v v
u׉׉	 7cassandra://GdPzWgt3yBedb7GmslUb2tnB5kG985KNXF7voLuqLvY n`A׉	 7cassandra://rgak6S-kGiL8S8sT44A1hyYIzXq-SgnrDQ2IdiAcmw0(`̚ ׉	 7cassandra://zKaFdE4jpXpwK0fv5uoA1EeTM-iq6Qbu0RIGtZOC32U -p͠0Uw7`k׉E"k2 Hukum
SELASA 30 JUNI 2015
Tambang Rakyat Apung
Dimusnahkan
Membandel Ketika Dirazia
KORAN BABEL -- Aktifitas
tambagn rakyat apung
ilegal di di kawasan Ampui,
Kota Pangkalpinang tak ada
henti-hentinya, meskipun
sudah puluhan kali dirazia
aparat. Akhirnya petugas
gabungan dari empat instansi
mengambil tindakan tegas
dengan membakar seluruh
ponton tambang rakyat
apung tersebut, Senin (29/6).
Pemusnahan ponton tambang
rakyat apung tersebut
dipimpin Dandim 0413/
Bangka Letkol (Inf) Utten
Simbolon. Disaksikan juga
aparat dari instansi lainnya
seperti TNI AL, Polres Pangkalpinang,
Satpol PP Pangkalpinang
dan Kesbangpol
Kota Pangkalpinang.
“Sudah hampir satu tahun
masalah tambang apung
di Ampui ini tak kunjung
selesai, kita sudah lakukan
terus-terusan pendekatan
secara persuasif untuk tidak
  bangan
di lokasi ini,” tegas
Polsek Simpang Katis
Ungkap Tiga Kasus
KORAN BABEL -- Selama
berlangsungnya Operasi Pekat
Manumbing 2015 yang digelar
mulai 18 Juni 2994 lalu, aparat
Polsek Simpang Katis berhasil
mengamankan pedagang arak,
pejudi kartu remi dan bandar
togel.
Kapolsek Simpangkatis AKP
Alam Bawono seizin Kapolres
Bangka Tengah AKBP Roy Ardhya
Candra, mengatakan, selama
Operasi Pekat Menumbing
2015, pihaknya berhasil
mengamankan enam jeriken
arak dan 20 bungkus arak dari
kediaman Dedi alias Ase (29)
di Desa Puput Kecamatan Simpang
Katis, Rabu (24/6) sekitar
pukul 20.00 WIB.
“Arak dari Dedi kami amankan
berdasarkan pengembangan
dari informasi warga yang resah
akibat peredaran miras,”
ujar AKP Alam Bawono kepada
wartawan, Senin (29/6).
Sedangkan pada Jumat (26/6)
sekitar pukul 12.00 WIB, pihaknya
berhasil menggerebek
judi kartu remi di pondok kebun
milik Maskirin (65) warga
Desa Simpang Katis . Empat
pejudi berhasil diamankan
masing-masing Apo (53)
dan Maskirin (65) warga Desa
“Motif penjualan togel,
yakni pelanggan memasang
nomor togel
ke Cali kemudian Cali
menyetorkan uang hasil
rekapan togel ke Herman
yang kini DPO dan
dari Herman disetorkan
ke Tondoiyadi kemudian
ke Ivan warga Pangkalpinang
yang DPO lalu
disetorkan pula ke bos
besar yang identitasnya
belum diketahui di
Pangkalpinang,”
Simpang Katis, Galib (75) dan
Mustofa (58) warga Desa Keretak.
“Dari
keempat pejudi berhasil
diamankan barang bukti berupa
uang sebesar Rp 153ribu,
satu set kartu remi, satu karung
plastik alas duduk. Dan keempatnya
dijerat dengan pasal 303
KUHP (BIS) dengan ancaman
kurungan penjara maksimal
empat tahun,” ungkap AKP
Alam Bawono.
Selanjutnya pada Sabtu (27/6)
sekitar pukul 10.30 WIB, aparat
Polsek Simpang Katis berhasil
mengamankan pengedar togel
yakni Cali (45) warga Desa
Katis. Tak lama kemudian ikut
diamankan Tonodiyadi (53)
warga Simpang Katis yang diduga
bos dari Cali.
“Motif penjualan togel, yakni
pelanggan memasang nomor
togel ke Cali kemudian Cali
menyetorkan uang hasil rekapan
togel ke Herman yang kini
DPO dan dari Herman disetorkan
ke Tondoiyadi kemudian
ke Ivan warga Pangkalpinang
yang DPO lalu disetorkan pula
ke bos besar yang identitasnya
belum diketahui di Pangkalpinang,”
tutur AKP Alam
Bawono.
Ditambahkan AKP
Alam
Bawono dalam Operasi Pekat
Menumbing 2015, pihaknya
mendapat arah dari Kabag Ops
Polres Bangka Selatan Kompol
Sigit, dimana setiap polsek
diberi imbangan berupa satu
tangkapan kasus miras dan satu
tangkapan togel.
“Alhamdulillah, Polsek Simpangkatis
mencapai target imbangan
dari Polres Bateng. Untuk
kasus pengedar dan bandar
togel akan kami jerat dengan
pasal 303 KUHP tentang perjudian
dengan ancaman kurungan
penjara diatas lima tahun,”
tukas AKP Alam Bawono.(ron)
Lokasi di Kawasan Sungai Ampui
Letkol (Inf) Utten.
Bahkan, kata Letkol (Inf)
Utten, pihak pemda setempat
sudah memasang tanda peringatan
berisikan peraturan
tidak boleh ada penambangan
di Kota Pangkalpinang tapi
kenyataannya sampai hari ini
masih saja membandel.
“Terpaksa kita melakukan
tindakan tegas dengan membakar
seluruh alat penambangan
berupa tambang apung ini,” tegas
Letkol (Inf) Utten.
Sedikitnya 40 unit ponton
tambang rakyat apung yang
berada di sepanjang sungai
kawasan Ampui memerah
dengan kobaran api. Tambang
rakyat apung yang berada tepat
di belakang Kantor Lurah
Ampui pun tak luput dibakar
oleh para petugas berpakaian
loreng ini. Petugas dari Satpol
PP dan anggota Sabhara Polres
Pangkalpinang juga terjun
langsung ke kawasan rawa
dan Sungai Ampui yang berlokasi
di Jalan Kakap 1 Pangkalpinang.
Membandelnya
tambang
rakyat apung di Kelurahan
Ampui ini lantaran diduga
adanya oknum aparat yang
  bangan
ilegal tersebut.
“Saya juga menerima informasi
terkait beking-membeking
ini, hari ini saya turun
dan kita lakukan penegakkan
hukum di sini. Siapapun yang
merasa membeking dan katanya
bekingnya kuat silakan
datang dan hadapi saya,” tantang
Letkol (Inf) Utten.
Letkol (Inf) Utten juga menerima
masukan dan informasi
terkait peran para oknum yang
  bangan
pasir timah ilegal di
Ampui adalah penyuplai bahan
bakar. “Saya terima informasi
bahwa peran oknum-oknum
anggota ini penyalur bahan
bakar, tapi sulit membuktikan
keterlibatan mereka jadi kita
susah mau menyeret ke meja
hijau. Yang terpenting kita
mengurangi keresahan masyarakat
setempat dengan adan
  
ini,” kata Letkol (Inf) Utten.
Untuk mengantisipasi kembali
beroperasinya tambang
rakyat apung ini, Letkol (Inf)
Utten akan bekerjasama dengan
pemda setempat untuk
membangung pos terpadu.
“Kita akan siapakan pos
terpadu yang anggotanya dari 4
instansi, anggota Kodim, TNI
AL, Polres Pangkalpinang,
Satpol PP Pangkalpinang dan
Kesbangpol Pangkalpinang.
Mereka ini akan berjaga bergantian
sehingga bisa memonitor
para penambang yang
membandel atau nekat beroperasi
lagi, langsung kita tangkap,”
tukas Letkol (Inf) Utten.
Dalam kegiatan ini sebanyak
100 personel gabungan di
turunkan ke lokasi. Hadir pula
Wakil Walikota Pangkalpinang
M Sopian, Kepala Kesbangpol
Kota Pangkalpinang Letkol
(Inf) Risdian. Sementara itu
tidak ada satupun pekerja tambang
ataupun pemilik ponton
yang berada di lokasi.(to)
Dapur Saung Sawah Namang
Ludes Dilalap Api
KORAN BABEL -- Diduga
akibat terkena petasan kembang
api, dapur sawung sawah
Desa Namang Kecamatan
Namang ludes dilalap jago
merah.
Informasi yang didapat
wartawan, sebelum awal puasa
kawasan sawah Desa Namang
menjadi lokasi muda-mudi
berkumpul dan bersenda gurau
baik menjelang Maghrib ataupun
usai Sholat Subuh. Mereka
pun kerap bermain petasan
dan kembang api, padahal
aparat desa maupun Satpol PP
sudah berulang kali melakukan
penertiban dan melarang bermain
petasan.
Larangan itu tidak digubrik,
sehingga pada Senin
(26/6) sekitar pukul 04.00
WIB setelah sahur, tiba-tiba
atap dapur saung sawah itu
ludes terbakar. Diduga api berasal
dari percikan api petasan
yang menganai atap saung,
kemudian api cepat merambat
ke dinding. Warga sekitar
yang mengetahui kejadian itu
langsung melapor ke kades dan
Polsek Namang.
Dengan peralatan seadanya
warga dibantu aparat kepolisian
berusaha memadamkan
api. Sekitar pukul 04.45 WIB,
api baru bisa dipadamkan dan
tidak menjalar ke saung yang
lainnya.
Kades Namang yang juga
pengurus saung, Zaiwan, mengakui
sebelumnya muda-mudi
di sekitar lokasi sering bermain
petasan di sekitar saung. Bahkan
beberapa dari mereka sempat
ditegur.
“Saat terjadi kebakaran,
masyarakat Namang ramai-ramai
memadamkannya
sehingga tidak merambat ke
saung-saung yang lain,” ungkap
Zaiwan kepada wartawan,
Senin (29/6).
Ditambahkan Zaiwan,
kerugian akibat peristiwa itu
diperkirakan mencapai Rp 45
juta lantaran seluruh perlengkapan
konsumsi saung habis
terbakar.
“Itu dapurnya saung, manfaatnya
sebagai sarana masak
memasak kalau ada tamu luar
ingin makan di saung,” kata
Zaiwan.
Kapolsek Namang Ipda
Bobory Niko seizin Kapolres
Bateng, AKBP Roy Ardhya
Candra mengaku akan memperdalam
kasus ini. Pihaknya
akan mencari tahu apakah
memang dibakar, terbakar tak
sengaja atau ada problem lainnya.
“Memang
benar di sana
sering muda-mudi nongkrong
ramai-ramai, sebab selain
persawahan di sana juga sudah
dikenal sebagai kawasan
wisata hutan dan persawahan
sehingga tidak heran lagi kalau
ramai,” ungkap Ipda Bobory
setelah melakukan olah TKP.
Menurut Ipda Bobory di
dalam saung juga terdapat kabel
aliran listrik yang menghubungkan
saung satu dengan
saung lainnya. Maka kemungkinan
juga bisa terjadi konsleting
arus listrik.
“Yang jelas, api berasal
dari bagian atas saung. Sebab,
kerangka bangunan sebagian
masih berdiri, kalau api berasal
dari bawah maka saung
tersebut akan cepat roboh ke
tanah,” kata Ipda Bobory seraya
menambahkan pihaknya
akan mengusut tuntas kasus ini
dengan meminta keterangan
beberapa saksi.(ron)
׉	 7cassandra://1Zjc0VndNPvOjpjNtonjnUDh_AOXlYMwgu4XtQ6K5yE `̚ Uw7`k׉EG VERNMENT 3
SELASA 30 JUNI 2015
Pencarian Korban
Laka Tambang
Terus Dilanjutkan
Camat Pemali Minta Pemilik Perhatikan Keselamatan Pekerja
KORAN BABEL-- Pencarian korban
kecelakaan tambang Caca (35)
warga Pemali kecamatan Pemali di
tambang milik PT. Putra Tonggak
Samudra (PTS) atau lebih dikenal
tambang Pondi terus dilakukan.
Korban hingga kini masih terkubur
di dalam lumpur
berkedalam 30 meter.
Dari
pantauan di
lapangan, berbagai
cara terus dilakukan
tim gabungan
untuk mencari jasad
korban bersama
satu unit alat berat
PC atau Eskavator
yang terkubur
di dalam lumpur.
Senin (29/6) siang
dari pantauan di
lapangan pencarian
dilakukan dengan
cara menghisap
lumpur yang menimbun
korban den“Jadi
saya minta
kepada pihak perusahaan
dalam hal ini
pengawas lapangan
atau pengawas produksi
(wasprod) dari
PT Timah minta dikaji
kembali lah masalah
ketahanan Pok, trus
operasional tambang
ini jadi sehingga
tingkat keamanan
dan keselamatan bisa
menjamin para pekera
itu.”
gan menggunakan mesin besar. Hal
tersebut dikatakan salah satu satuan
pengamanan (satpam) tambang saat
di temui wartawan kemarin.
“Kemarin menghisap air, hari ni
(Senin-red) rencana e nek di disedot
(hisap) lumpur tu. Tu pipa e lah di
pasang semue (sambil menunjukkan
pipa yang di pasang pekerja), sampai
sekarang agik di carik lah pak, tapi
jangankan korban, alat berat PC yang
ukuran besak ge lom keliet sampai
sekarang. Tapi ya mudah-mudahan
ketemulah, kesian kek keluarga e,”
ungkap Satpam tersebut di kawasan
tambang kepada wartawan.
Sementara itu, Camat Pemali
Basuni saat di temui wartawan di
ruang kerjanya, Senin (29/6) siang
mengatakan, terkait terjadinya kecelakaan
tambang
di PT. Putra Tonggak
Samudra (PTS)
atau milik Pondi
tersebut, dirinya
mengaharapkan
kepada perusahaan
atau pemilik tambang
agar mengkaji
kembali mengenai
keselamatan dan
keamanan bagi para
pekerjanya.
“Posisi kolong
itu kan sudah bertingkat-tingkat
dan
operasi kemarin
kan ada di kolong
bawah yang kedalamamnya
bisa di perkirakan ratusan
meter, dan jika Pok atas jebol, ya..
jebol keseluruhan sampai bawah
karena kan sistem trap itu tadi. Jadi
saya minta kepada pihak perusahaan
dalam hal ini pengawas lapangan
atau pengawas produksi (wasprod)
dari PT Timah minta dikaji kembali
lah masalah ketahanan Pok, trus operasional
tambang ini jadi sehingga
tingkat keamanan dan keselamatan
bisa menjamin para pekera itu,”
harap Basuni.
Saat ditanya masalah jam kerja
perusahaan yang menurut informasi
tambang tersebut beroperasi selama
24 jam, Basuni mengaku, hingga
kini pihaknya belum mendapatkan
laporan resmi dari perusahaan terkait
masalah jam kerja tersebut.
“Masalah jam kerja sampai
malam tidak lapor ke kita, itu kaitannya
dengan Dinsosnaker. Tapi
selama ini saya dengar mereka ada
3 shift, tapi saya belum cek, dan belum
ada juga lapor ke kita untuk jam
kerja. Tapi nanti kita akan cek bener
atau tidak sampai 24 walaupun pakai
shift, apa mereka kejar taget atau
apa, 24 jam itu apa operator atau apa,
nanti kita cek,” ungkapnya.
Terkait kontribusi perusahaan
kepada warga Kecamatan Pemali,
Basuni mengakui hingga kini masih
terjalin hubungan baik, “Kalau masalah
kontribusi untuk perusahaan
ini selama ini apa pun yang diajukan
masyarakat atau pihak desa kalau
memang kebutuhan untuk desa atau
sifatnya pembangunan selalu membantu.
Keberadaan usaha perusahaan
cukup membantu di desa Pemali,
walaupun secara tertulisnya di Alokasi
Dana Desa (ADD) ada bantuan
pihak ketiga belum terlihat,” pungkasnya.
Tim
Gabungan yang terdiri dari
Basarnas Kepulauan Bangka Belitung,
pihak perusahaan (PT. Putra
Tonggak Samudra, Polres Bangka,
Polsek Pemali dan juga Badan
Nasional Penangulangan Bencana
(BNPB) Provinsi Kepulauan Babel
terus mencari keberadaan korban
tenggelam, Suherwin alias Caca
(35). Lebih satu pekan sudah pencarian
korban dilakukan, namun belum
menemui titik terang keberadaan
korban.
Informasi terbaru mengatakan,
bahwa saat ini dikerahkan peralatan
tambahan untuk proses pencarian
korban dan pembuatan saluran pipa
untuk membuang lumpur yang menimbun
korban.
Peristiwa naas yang dialami Caca
terjadi pada Minggu (21/6) sekitar
pukul 23.00 WIB. Caca terkubur
berikut PC hingga kini masih terjebak
di dalam lumpur kedalaman kurang
lebih 30 meter. (ian/mur)
׉	 7cassandra://rgak6S-kGiL8S8sT44A1hyYIzXq-SgnrDQ2IdiAcmw0(`̚ Uw7`kUw7`k
בCט   v
u׉׉	 7cassandra://NNpCs11cso60cNcvGQSe8-o3-KMJ8bEoL9zQZw78S3c 	g`A׉	 7cassandra://zBXgOtaWKY3aRcohqa9hsGcTctnkLZ3fU3haeakEBV4b`̚ ׉	 7cassandra://XGNJscxPebWn11sflOW71RM2StVZLHa_bmWyaU8j1B0 %
T͠0Uw7`kט v v
u׉׉	 7cassandra://l5TzdH9lBDYhgG0dR-xLtcUIeZiF5RNx6fdMrFnoqV0 	 3`A׉	 7cassandra://FMcj75vrZrEXf4qOxpABuMxOuxn9W492Bx6gXiOcqAM:`̚ ׉	 7cassandra://UGCDpDAySTZQclapVNr-XcXukwL8jFHqdHOMx5yM2N0 +͠0Uw7`kנUw7`k O)9ׁHhttp://PT.SJׁׁЈנUw7`k ̑)9ׁHhttp://PT.SJׁׁЈ׉E:4 G VERNMENT
SELASA 30 JUNI 2015
Lahan Eks Tambang
PT Timah Bisa
Dijadikan WPR
KORAN BABEL -- Anggota Komisi III
DPRD Kepulauan Babel Ir. H. Azwari
Helmi mengatakan, lahan eks tambang milik
PT. Timah Tbk masih memungkinkan
untuk dijadikan WPR (Wilayah Pertambangan
Rakyat). Hal ini mengingat pola
penambangan yang dilakukan oleh PT. Timah
yang tidak pernah total mining.
Hal ini disampaikan oleh Azwari Helmi
merespon upaya yang telah dilakukan
oleh Gubernur Rustam Effendi untuk
melegalkan usaha pertambangan rakyat.
Salah satunya adalah merealisasikan keberadaan
WPR.
“Sepertinya PT. Timah sendiri berkeberatan
untuk memberikan konsesi lahan
untuk dijadikan WPR. Oleh karena itu
saya pikir lahan-lahan eks tambang yang
sudah selesai dieksploitasi masih mungkin
dijadikan WPR. Tinggal teknis pengalihan
status dan fungsinya saja yang perlu dibahas
lebih lanjut,” ujar Helmi, Senin (29/6)
kemarin.
Helmi beralasan, akibat PT. Timah
tidak melakukan total mining, menjadi
pemicu ramainya masyarakat yang
melakukan penambangan di eks PT. Timah.
Menurutnya inilah salah satu peluang
untuk dapat dilegalkan bagi usaha pertambangan
masyarakat.
“Seandainya PT. Timah melakukan total
mining. Bahkan bila perlu tidak tersisa
saya pikir lahan-lahan eks
tambang yang sudah selesai
dieksploitasi masih mungkin dijadikan
WPR. Tinggal teknis pengalihan
status dan fungsinya saja
yang perlu dibahas lebih lanjut.”
barang sebiji timah pun, tentunya tidak
akan ada masyarakat yang mau menambang
lagi di wilayah eks PT. Timah. Namun
kenyataannya, PT. Timah selalu
meninggalkan sisa, nah sisa ini mungkin
kecil bagi PT. Timah, tak seimbang dengan
kelas TN atau TK, namun bagi rakyat,
jumlah yang disisakan tersebut sangat
banyak dan bisa bikin kaya. Alhasil mereka
pun nekat mengeksploitasi kembali eks
tambang tersebut. Nah kenapa tidak dijadikan
WPR saja lahan tersebut. Kan banyak
itu, masa dari puluhan tahun lalu PT.
Timah bekerja belum ada satupun yang
selesai,” tandas Helmi.
Terkait hal ini Helmi mengatakan akan
segera melakukan koordinasi dengan PT.
Timah, untuk mempertanyakan wilayah
atau blok IUP milik PT. Timah yang telah
selesai diusahakan, yang mana yang telah
dieeklamasi dan telah dikembalikan ke Pemerintah.
“Saya
kira tidak mungkin lah jika
sudah selama ini melakukan kegiatan
pertambangan tapi tidak ada yang sudah
dikembalikan. Lagi pula perijinan IUP itu
ada batas masa berlakunya. Tidak mungkin
yang sudah selesai masih diperpanjang
perijinannya. Nah inilah yang rencananya
kita lakukan untuk memanggil pihak PT.
Timah, agar mereka bisa melansir data-data
tersebut,” tandasnya.
Terkait pola pengelolaan pertambangan,
Helmi sepakat dengan apa yang disampaikan
oleh Gubernur, yakni adanya
penunjukan bapak angkat yang bertanggung
jawab atas kegiatan tambang rakyat.
Misalnya Koperasi dan BUMD yang menjadi
koordinator sekaligus penanggung
jawab WPR atau pertambangan Rakyat
tersebut.
“Selain itu juga PT. Timah hendaknya
dapat lebih proaktif mensosialisasikan
kepada masyarakat bahwa mereka bisa
melakukan kemitraan dengan wadah koperasi.
Dengan begitu masyarakat pasti
paham dan mengerti bahwa mereka bisa
mendapatkan legalitas dari status pekerjaannya.
Jika masyarakat sudah mendapatkan
kepastian hukum, maka aktivitas
keekonomian pertambangan rakyat makin
konkrit. Dan misi Gubernur untuk menggerakkan
ekonomi kerakyatan dan pro
rakyat dapat terealisasi,” ujar Helmi. (jar)
    
Pada prinsipnya sampai
kapanpun masyarakat
pesisir dan nelayan
tidak pernah setuju
atas semua bentuk
pertambangan terlebih
lokasi penambangan itu
di wilayah tangkap
ikan nelayan.”
UU NO 4 Tahun 2009 pasal 113 ayat
1 tentang Minerba menyebutkan, Penghentian
sementara kegiatan usaha pertambangan
dapat diberikan kepada pemegang
IUP dan IUPK apabila terjadi keadaan kahar,
keadaan yang menghalangi sehingga
menimbulkan penghentian sebagian atau
seluruh kegiatan usaha pertambangan,
apabila kondisi daya dukung lingkungan
wilayah tersebut tidak dapat menanggung
beban kegiatan operasi produksi sumber
daya mineral dan/atau batu bara yang di
lakukan di wilayahnya.
“Jadi memang tidak ada satu alasan
pun (menurut undang undang) bahwa
demo besar-besaran jadi kajian untuk
mencabut IUP OP yang telah dikeluarkan
oleh Bupati Bangka Selatan.Tapi gerakan
masyarakat minimal telah memberhen
    
PT SJI yang akhirnya dilanjutkan dengan
pencabutan IUP OP perusahaan tersebut,”
ucap Kodi.
Namun, Kodi yang sekaligus berprofesi
sebagai Nelayan tersebut menegaskan,
meski PTUN Palembang mengabulkan
gugagatan PT.SJI terhadap SK Pencabutan
IUP OP PT. SJI oleh Bupati Basel,
Nelayan Batu Perahu dan sekitarnya tetap
menolak keberadaan kapal isap di perairan
setempat.
“Pada prinsipnya sampai kapanpun
masyarakat pesisir dan nelayan tidak
pernah setuju atas semua bentuk pertambangan
terlebih lokasi penambangan itu
di wilayah tangkap ikan nelayan,” tegas
Kodi.
“Kami sadar bahwa dengan penolakan
kami berarti kami telah melawan orang hebat
yang mem-back up PT SJI ini, tapi kami
tidak pernah takut menghadapinya karena
kami masyarakat nelayan lebih memiliki
hak atas laut daripada perusahaan tambang
yang jelas-jelas memberikan dampak yang
buruk untuk kehidupan para nelayan. Jadi
Saya tidak begitu salut terhadap lawyer PT
SJI ini atas kemenangan gugatan mereka,
karena mereka semestinya memang memenangkan
perkasa ini sebab kajian pencabutannya
sudah jelas.Tapi menurut saya
jangan bermimpi KIP MUTIARA HITAM
3 PT SJI ini bisa beroperasi di WIUP-nya
(daerah laut Mempunai),” tegasnya lagi.
Menurut Kodi, izin IUP OP PT.SJI
yang dikeluarkan oleh Bupati Bangka Selatan
cacat hukum karena bertentangan
dengan UU MINERBA Pasal 48 dan PP
NO 23 tahun 2010, “Jadi jika kita ingin
mengimplementasikan apa yang tersurat
dan tersirat dalam UU MINERBA tersebut
dan saya mau bertanya diimana Lokasi
pengolahan dan pemurniannya serta
pelabuhannya?. bukankah semuanya itu
ada di Kota Pangkal Pinang (Ibukota-red).
Itu artinya cuma Gubernur yang berwewenang
mengeluarkan IUP OP PT SJI
tersebut. Lalu mengapa justru Bupati yang
mengeluarkan izin tersebut?. Apa alasannya?.
Menurut kajian tersebut jelas Bupati
menyalahgunakan kewenangannya,” tukasnya.
Lanjut
Kodi, sesuai dengan pasal 165
UU MINERBA, bahwa setiap orang yang
mengeluarkan IUP, IPR atau IUPK yang
bertentangan dengan Undang-Undang ini
dan menyalahgunakan kewenangannya
diberi sanksi pidana paling lama 2(dua)
tahun penjara dan denda paling banyak
Rp.200 juta.
        (koranbabel/tomasheru)
  
 
     
KORAN BABEL -- Nelayan Batu Perahu,
Toboali Bangka Selatan (Basel), kembali
terusik dengan dikabulnya gugatan
PT. Sumber Jaya Indah (SJI) oleh PTUN
Palembang atas Surat Keputusan Bupati
Basel tentang pencabutan izin usaha pertambangan
operasi produksi PT. SJI.
“Mendengar berita gugatan PT SJI
Dikabulkan PTUN Palembang sebenarnya
tidak buat kami gelisah, karena dari
awal saya sudah tau kalau pencabutan
izin tersebut memang cacat hukum karena
tidak merujuk pada uu no.4 tahun 2009
pasal 113 ayat 1,” ujar Ketua Pelipas, Kodi
Midahri kepada wartawan, Senin (29/6)
kemarin.
“Demikian dengan konsekuensinya
bagi Gubernur yang membiarkan Kewenangan
diambil oleh Bupati?. ini jelas
harus diperjuangkan.Untuk itu saya dan
kawan kawan akan terus menyelesaikan
masalah ini sampai ke akar-akarnya dan
tidak ada kata menyerah untuk melawan
kedzoliman. Dan Insya Allah dalam waktu
dekat saya dan ketua nelayan (Joni Zuhrired)
serta kepala lingkungan 4 (April-red)
akan menanyakan perkembangan pengaduaan
atas penyalahgunaan wewenang
yang dilakukan oleh Bupati Bangka Selatan
atas penerbitan izin IUP OP PT SJI ke
Kasi penkum dan Humas Kejati Bangka
Belitung dan jika Kejati Babel tidak bisa
menangani masalah ini maka kita akan ke
Polda Babel,” ancam Kodi.
Selain itu Kodi juga mengatakan, bahwa
dirinya beserta rekannya akan kembali
menanyakan pengembangan laporan
tentang pengaduan terkait proses Amdal
PT SJI yang dinilai sudah bertentangan
dengan UU no 32 tahun 2009 tentang Perlindungan
dan Pengelolaan Lingkungan
Hidup,PP no 27 tahun 2012 tentang izin
Lingkungan dan Peraturan Menteri Negara
Lingkungan Hidup No 17 tahun 2012
tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat
Dalam Proses Analisis Dampak Lingkungan
dan izin Lingkungan yang dilakukan
pihak pemerkarsa ke Sekretariat Penanganan
Pengaduan Kasus Lingkungan Hidup
dan Kehutanan di Kementrian Lingkungan
Hidup dan Kehutanan.
“yang mana sampai hari ini atas laporan
saya baru mendapatkan surat tembusan
dari Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan yang ditujukan kepada Kepala
Badan Lingkungan Hidup Bangka Selatan
tertanggal 21 April 2015,” tukasnya.
“Dan dalam hal ini nelayan Batu
Perahu dan sekitarnya termasuk dalam
masyarakat yang terkena dampak karena
limbah dari penambangan tersebut akan
mengenai pesisir pantai Batu Perahu karena
pengaruh arus surut air laut dan masyarakat
yang terpengaruh atas segala bentuk
keputusan proses Amdal, karena lokasi
penambangan PT. SJI tersebut merupakan
daerah tangkap ikan nelayan. Lalu jika
SJI merasa bagian dari NKRI seyogyanya
mereka menghormati hak-hak masyarakat
dan nelayan Batu Perahu dan sekitarnya,”
pungkas Kodi. (ton)
KORAN BABEL -- Keberadaan
Kapal Perang (KRI)
yang ditempatkan di wilayah
perairan Propinsi Kepulauan
Bangka Belitung disebut-sebut
menjadi momok bagi para
penambang. Para penambang
mengaku ketakutan melakukan
kegiatan, sehingga membuat
resah para penambang di laut.
Namun hal itu ditepis oleh
Bupati Bangka, H Tarmizi H
Saat. Menurutnya, menyangkut
keberadaan kapal perang,
hal itu hanya persiapan menjaga
wilayah Indonesia, karena
menyangkut wilayah Laut
Cina Selatan, “Kita melihat
tidak dalam kapasitas untuk
menakuti-nakuti TI
Apung.
Masa pemerintah menakut-nakuti
rakyat, itu tidak mungkin,”
ungkap Tarmizi ketika ditemui
sejumlah wartawan di ruang
kerjanya, Senin (29/6).
Dijelaskan oleh orang
nomor satu di Bangka ini, pihaknya
belum mendapat informasi
yang akurat terkait kapal
perang untuk memberantas TI
Apung dan menakut-nakuti
penambang di laut.
“Jadi kita imbau kepada
para penambang tenang dan
menunggu regulasi dari pe“Kalau
kapal perang
untuk menakut-nakuti
rakyat itu tidak
demikian. Sebab persoalan
penambangan
semua sudah diputuskan
pemerintah pusat
atas masukan dari
di daerah.”
merintah pusat. Kalau kapal
perang untuk menakut-nakuti
rakyat itu tidak demikian. Sebab
persoalan penambangan
semua sudah diputuskan pemerintah
pusat atas masukan
dari di daerah. Untuk itu kita
harus menjaga bersama,” paparnya.
Menurut
Tarmizi, yang
terpenting saat ini lingkungan
Bangka Belitung harus dijaga
bersama. Tentunya yang harus
dipikirkan 50 tahun kedepan
keberlangsungan daerah ini.
“Jangan sampai kita memberi
izin tambang rakyat, namun
membuat kerusakan lebih
parah. Sekarang ini saja, tidak
ada izin sudah menambang dimana-mana.
Jadi kita tunggu
saja keputusan Presiden. Kalau
persoalan larangan menambang
itu, sudah jelas dilarang
beroperasi ditapak wisata,
hutan lindung dan tempat-tempat
kepentingan umum. Kita
tidak pernah memberi izin dan
sekarang kewenangan di Gubernur,”
tuturnya.
Ditambahkan Bupati, mengenai
TI Apung, hal itu masih
menunggu legalisasi pemerintah
pusat, usai pertemuan
Gubernur dengan Presiden
beberapa waktu lalu di Jakarta.
Diakuinya, kondisi di Bangka
   
tersebut sangat tidak ramah
lingkungan. Karena banyak
faktor yang harus dipikirkan
termasuk TI Apung , tambang
rakyat yang lokasinya di laut.
”Jadi kita rasa pemerintah
pusat perlu memanggil para Bupati,
juga pelaku penambangan,
supaya persyaratan-persyaratan
adanya tambang rakyat memenuhi
persyaratan-persyaratan
yang diakui secara hukum di
negara Indonesia. Kemudian
menyangkut K3, menyangkut
lingkungannya serta termasuk
masa depan daerah. Secara integral
sudah kita bahas, kita
pikirkan kemudian bagaimana
teknisnya dan taktis operasionalnya
bisa dilaksnakan dengan
baik,” pungkasnya. (tom)
  
 
KORAN BABEL -- Ketua
Umum LSM Gerakan Masyarakat
Peduli Lingkungan
(Gempa) Provinsi Kepulauan
Babel, Aditia Pratama menilai
bahwa wacana ditetapkannya
Wilayah Pertambangan Rakyat
(WPR) yang digaung-gaungkan
oleh pemerintah Provinsi,
Kabupaten dan beberapa kalangan,
hanyalah akan menguntungkan
kepentingan para
pengusaha semata.
Pasalnya dengan adanya
WPR pengusaha bisa dengan
mudah mendapatkan timah
tanpa harus kucing-kucingan
dengan penegak hukum,
“Saya melihat WPR ini bukanlah
murni untuk kepentingan
rakyat, kalau kita amati
sekarang rakyat biasa-biasa
saja, yang kebakaran jenggot
itukan justru pengusaha, tetapi
rakyat yang dikambing hitamkan,
baik itu dengan alasan
ekonomi lesulah, pasar sepi
dan sebagainya,” kata Adit.
Adit meminta kepada Gubernur
Kepulauan Babel untuk
tidak terpancing dengan
opini-opini yang terbentuk
sekarang ini, “Kami sangat
mengapresiasi apa yang
dilakukan Bapak Rustam Effendi
selaku Gubernur dengan
mendatangkan bapak presiden
ke Babel, sehingga bisa melihat
langsung keadaan di Babel.
Tetapi terkait WPR saya kira
harus di review (tinjau-red)
kembali. Cukuplah sejak 2001
hingga kini rakyat dibolehkan
menambang, sehingga tidak
jelas lagi kemana timah kita
berlabuh. Sampai saat ini saja
rakyat Babel belum memasuki
tahap sejahtera seperti apa
yang digaung-gaungkan dulu,”
imbuhnya.
Terlebih lagi kata Adit,
payung hukum dalam melegalkan
WPR baru sebatas
angan-angan, belum ada gambaran
yang konkrit, justru
akan bersinggungan dengan
beberapa Undang-Undang,
“Bila bicara pertambangan
tentu akan berdampak pada
lingkungan, saya contohkan
perusahaan-perusahaan besar
seperti PT. Timah dan perusahaan-perusahaan
swasta saja
belum maksimal melakukan
kaedah-kaedah penambangan
yang baik dan benar, apalagi
bila tambang rakyat dilegalkan,
mau jadi apa negeri ini?.
Apa yang akan kita wariskan
untuk negeri yang katanya indah
ini,” ungkap Adit.
Adit mengajak seluruh el
  
timah merupakan Sumber Daya
Alam (SDA) yang tidak bisa
diperbaruhi lambat laun pasti
akan habis. Apa yang menjadi
perbincangan terkait perekonomian
rakyat Babel bergantung
kepada timah. Tidaklah benar
100 persen, timah hanyalah
salah satu SDA yang mendukung
kearah kesejahteraan.
“Lesunya prekonomian
sekarang ini bukan hanya terjadi
di Provinsi Babel, tetapi
hampir diseluruh belahan
bumi Indonesia. Sehingga
lucu bila ada yang mengatakan
bahwa perekomian di Babel
terganggu gara-gara pertimahan,”
pungkas Lulusan Teknik
Lingkungan tersebut. (jar)
׉	 7cassandra://zBXgOtaWKY3aRcohqa9hsGcTctnkLZ3fU3haeakEBV4b`̚ Uw7`k׉E $INTERNATI NAL 5
SELASA 30 JUNI 2015
׉	 7cassandra://FMcj75vrZrEXf4qOxpABuMxOuxn9W492Bx6gXiOcqAM:`̚ Uw7`kUw7`k
בCט   v
u׉׉	 7cassandra://nQuW-JWeAPpd9zFOL47t6eVFyvZ8K5Ra9JUhMTY_lII `A׉	 7cassandra://FPDPLv08dNZJjhi1evvMRCnho3d4JTS-TY-ruVGHWDE(x`̚ ׉	 7cassandra://uUxnxC12ItLWCjLp449tmDNKI9qUccorHFo0vruUenA ͠0Uw7`kט v v
u׉׉	 7cassandra://LTfmkprISgh-vvpDhwDFabTDm24h65licqjls0LFB7M Y`A׉	 7cassandra://Gnp1wIthOsDc5rG5fio7SsrWx9YuSJmzYPAB-G7kMVQ(`̚ ׉	 7cassandra://Wn6zDwMpSTOOw3VkRX3QCvCa80zVBJUzB9D0OFotV2E ͠0Uw7`kנUw7`kˁ 9ׁHhttp://www.koranbabel.comׁׁЈנUw7`kʁ WE9ׁHhttp://Detik.comׁׁЈ׉E3Komunitas Pelangi
6
SELASA 30 JUNI 2015
Konjen Indonesia Guangzhou Xiu Fei
Kunjungi Huaqiao University
Malam Pergantian Periode Arisan Pendidikan Citra Cemara Bandung
Ormas Indonesia dan Singapura Adakan Seminar Mengenang Korban Perang Dunia II
Sinode GKRI Adakan Persekutuan Hamba – hamba Tuhan Nasional
׉	 7cassandra://FPDPLv08dNZJjhi1evvMRCnho3d4JTS-TY-ruVGHWDE(x`̚ Uw7`k׉EBISNIS
SELASA 30 JUNI 2015
Garmin Indonesia “Blusukan”
ke Nelayan Belitung
      
KORAN BABEL -- PT DMI
(Dunia Marine Internusa) selaku
distributor resmi Garmin Indonesia,
pada Senin (29/6) melakukan
“blusukan” market visit dan edukasi
ke nelayan di wilayah Belitung.
Garmin sebagai pabrikan pro
   er
khusus untuk nelayan ini yang
mempunyai motto ‘Sahabat Kapal
Anda’, secara khusus berkunjung
ke nelayan di wilayah Kampung
Baro dan Pelabuhan Perikanan Nusantara
Tanjung Pandan. Garmin
secara khusus memberikan edukasi
kepada nelayan seputar alat bantu
penangkapan.
“Kami khusus datang ke Belitung
ini untuk bertemu, diskusi
dan memberikan edukasi secara
langsung kepada teman-teman nelayan
disini,” ungkap Arip Fahrudin,
Supervisor Area PT DMI -
Garmin Indonesia.
Pada kesempatan itu pula
Garmin memperkenalkan produk
GPS 158, Garmin 585 sebagai
   
350 c untuk melihat kedalaman
dan ikan Diperkenalkan juga GPS
jenis genggam seperti 72H dan 78s,
dengan keunggulan terapung (tidak
tenggelam), yang sangat cocok
dibawa ke laut.
Tampak hadir langsung perwakilan
Garmin USA (Negara asal
Garmin) Mr. Engelhard Budi Sundoro
dan dari Taiwan Mr Thomas
Beck (Pabrikan untuk wilayah
ASIA). PT DMI sebagai Distributor
resmi Garmin di Indonesia
mengeluarkan produk resmi berbahasa
Indonesia dan bergaransi selama
24 bulan.
Mendapatkan produk ini tak sulit,
karena sudah tersebar ke seluruh
Indonesia termasuk di Kepulauan
Babel. Untuk Belitung, toko Lina
di pelabuhan Tanjung Pandan dan
toko Tomy. Sedangkan di Bangka
bisa ke toko Seni Toboali, toko
Alun Sungailiat, toko Uban Pangkalpinang,
toko pancing Sinar Laut,
Omset Pedagang
Berbuka di Kawasan
Masjid Jamik Menurun
KORAN BABEL -- Pedagang
dadakan yang berjualan di sepanjang
jalan Mesjid Jamik Pangkalpinang,
mengaku omset berjualan
makanan pada bulan Ramadhan
tahun ini menurun bila dibandingkan
tahun sebelumnya.
Pantauan KORAN BABEL,
Senin (29/6) kemarin di sepanjang
Jalan Mesjid Jamik tersedia jajanan
aneka lauk pauk, minuman dan kue.
Lina (38) warga kelurahan Mesjid
Jamik mengatakan pengalamannya
berjualan saat bulan Ramadhan telah
digelutinya selama enam tahun.
Wanita ini menjual kue titipan. Ia
mengaku tak mengeluarkan biaya
untuk membuka lapak di pinggir
jalan mesjid Jamik ini.
“Lah enam tahun ku jualan di
sini, bejual di depan rumah ni lah
minta izin karena kenal kek tuan ruUpah
jualan pun
kecil cuma Rp
30 ribu, padaha
tahun sebelum e bisa
sampai Rp.200 ribu
per hari.”
mah,” ungkapnya.
Lina menceritakan bahwa dari
pengalaman berjualan di tahun lalu,
kawasan Mesjid Jamik merupakan
pusat jajanan berbuka, namun kini
jualan tahun kini terasa sepi salah
satu faktor karena ada pengaturan
jalan satu arah saat jam keramaian.
“Lah banyak tempat yang jualan
makanan berbuka, pada mencar.
Kalau tahun lalu jam 2 siang orang
lah cari jajanan buat bebuka, sekarang
jam 5 sore baru ramai. Upah
jualan pun kecil cuma Rp 30 ribu,
padaha tahun sebelum e bisa sampai
Rp.200 ribu per hari,” tambahnya.
Selama bulan puasa, Lina berjualan
pukul 11.00- 20.00 WIB. Bila
hari pertama bulan puasa ia mampu
meraup omset sebesar Rp.600ribu,
tahun ini di hari pertama hanya
Rp.200 ribu saja yang didapatinya.
Senada dengan Lina, Yusti (33)
warga Kelurahan Lontong Pancur
Pangkalbalam juga mengeluhkan
pendapatan yang menurun pada bulan
puasa tahun ini, “Tapi kita dak
bayar uang sewa, kebetulan kita jualan
di depan rumah orang tua. Dalam
sehari penghasilan bersih adalah
Rp.100.000 sampai Rp.200.000
tapi itu berbagi buat ngupah kawan
yang ikut bantu jaga,” jelasnya.
(dhi)
Pemerintah Putihkan 1.640
Tambang Ilegal
KORAN BABEL -- Gubernur
Untuk produk
resmi kami, di
setiap dus tertera
logo DMI, kalau tidak ada
logo DMI. Maka itu bukan
produk resmi kami, dan
kalau rusak tidak bisa
klaim garansi ke PT DMI.
Jadi belilah Garmin
berlogo DMI.’’
toko SBN dan toko Rofel Pancing.
“Untuk produk resmi kami, di
setiap dus tertera logo DMI, kalau
tidak ada logo DMI. Maka itu bukan
produk resmi kami, dan kalau
rusak tidak bisa klaim garansi ke
PT DMI. Jadi belilah Garmin berlogo
DMI,” ungkap Haryadi Permana
selaku Direktur Utama PT DMI
(Garmin Indonesia).
“Senang dari pihak Garmin
datang untuk edukasi, sharing
dan terima kasih buat souvenirnya,”
ungkap salah satu nelayan
Kampung Baro Belitung, Darwin.
Begitu juga dengan respon Fery
selaku pengurus Kapal dan Cold
Storage di pelabuhan Tanjung
Pandan, “Sering-seringlah datang
kesini untuk edukasi dan upgrade
pengetahuan nelayan di sini,” tandasnya.
(Adv/to)
Kepulauan Bangka Belitung, Rustam
Effendi mengatakan, terdapat
sekitar 1.640 tambang timah ilegal
dan sebanyak 950 ton pasir timah
ilegal diekspor salah satunya ke
Malaysia.
Untuk memberantas penambangan
timah ilegal yang kian merajalela,
pemerintah Pusat berencana
memutihkan
atau
membuat
legal tambang-tambang
ilegal
tersebut.
Hal
tersebut
di
ungkapkan Kepala Badan Geologi
Kementerian ESDM, Surono,
seperti dilaporkan dari Detik.com,
Senin (29/6), “Terakhir dari rapat
terkait timah, ada arahan dari Pak
Luhut, Kepala Staf Kepresidenan,
untuk memutihkan tambang ilegal
di Bangka Belitung,” kata Surono.
Surono mengatakan, tujuan dari
melegalkan penambangan timah
ilegal tersebut, agar tidak ada lagi
pasir timah yang diekspor ilegal.
Nantinya setiap penambang bisa
menjual hasil pasir timahnya ke
BUMN seperti PT Timah (Persero),
“Jadi penambangan rakyat di sana
diberi izin, dibina, dan menjual
hasil tambangnya ke BUMN, sehingga
tidak ada lagi ekspor timah
ilegal,” ungkap Surono. (dtk)
Kunjungi
Website Kami
www.koranbabel.com
׉	 7cassandra://Gnp1wIthOsDc5rG5fio7SsrWx9YuSJmzYPAB-G7kMVQ(`̚ Uw7`kUw7`k
בCט   v
u׉׉	 7cassandra://CuPTAZbcjKSROdtnPaiDlPh7976oUNu_RpDmTrP3NN4 C`A׉	 7cassandra://PKz523ZSnsg1TbH5VAPXQu_fzDYUCl9XpM4BNtD_lFkM`̚ ׉	 7cassandra://ZFgiZdoH_0eH-RjCGZzq-tIb1XF8xUn-ZtyumX2Kggs ͠0Uw7`kט v v
u׉׉	 7cassandra://zwWGO3-FGROj1Luv2Evz2IKURF9FumZB9-V1sH3ez9o 	`A׉	 7cassandra://c0tMCsr-IFj56DGnMIlGtpe6IeAO9wZ2ZFg__j6ESPU`̚ ׉	 7cassandra://JPDMa994RqzDkA44GIIC0ZuMCt6hbA0ZjSdge7tKz-s (͠0Uw7`k׉E P LICE LINE
8
POLICE LINE DO NOT CROSS
SELASA 30 JUNI 2015
POLICE LINE DO NOT CROSS
POLICE LINE DO NOT CROSS
POLICE LINE DO NOT CROSS
׉	 7cassandra://PKz523ZSnsg1TbH5VAPXQu_fzDYUCl9XpM4BNtD_lFkM`̚ Uw7`k׉EP LHUKAM
SELASA 30 JUNI 2015
9
׉	 7cassandra://c0tMCsr-IFj56DGnMIlGtpe6IeAO9wZ2ZFg__j6ESPU`̚ Uw7`kǁUw7`kƁ
בCט   v
u׉׉	 7cassandra://b4pCC49YquI7EFsB5BshddRtdq43Qmzp-upnQR1ZPo4 `A׉	 7cassandra://fNShvkxzdlR9R_bbdF8RBPB0Zd0NQROU-wHhDEIkg0c,`̚ ׉	 7cassandra://ASapjWrUi31qhzW74unLNvtot7hJufaxcun9tZSxKzU 0͠0Uw7`kט v v
u׉׉	 7cassandra://3De2uYf6Tqi9greEIIMdojlAepjK4na8_9_3BgJptHA 	y^`A׉	 7cassandra://er0iXfwZYqQLFGvyqTyk8mqZkmGNbOupf9-ZS9VD7RQO`̚ ׉	 7cassandra://STV9NdK0Q3HCZRoCVfTAJBcRLTz8vj6zV7zlV4y3OvA x%͠0Uw7`k͑נUw7`kҁ ^#!9ׁHhttp://www.koranbabel.comׁׁЈ׉E SELASA 30 JUNI 2015
Asosiasi Kaligrafi Kota Meizhou
dan Indonesia Gelar Diskusi Kaligrafi
Kunjungi Website Kami
www.koranbabel.com
׉	 7cassandra://fNShvkxzdlR9R_bbdF8RBPB0Zd0NQROU-wHhDEIkg0c,`̚ Uw7`k׉EBsConnection
SELASA 30 JUNI 2015
Aturan
Kalau dulu aturan tomat sudah
enggak boleh, sekarang aturannya
cabai. Ya sudah, kalau
ingin dagang terus, ya ikutin
aturan cabai. Kalau enggak, ya
jangan.”
Maritim Timur Jaya merupakan
perusahaan penangkapan
Suspend
masih diupdate sampai besok
(hari ini).”
Untuk maskapai yang selama
ini belum memenuhi
ketentuan, kata dia, diberikan
batas waktu hingga 30 Juni
2015. Jika sampai batas jatuh
tempo masih belum mampu
memenuhi syarat, diberikan
kesempatan terakhir hingga 1
Agustus 2015.
Piye
Sangihe.
“Saya sudah kirimkan
SMS-SMS tadi kepada Pak
Bupati Sangihe. Saya berharap
mendapat follow-up,” kata
Susi.
Susi mengatakan,
bagaimanapun juga, ikan
yang ada di perairan Sulawesi
Utara harus ditangkap oleh
nelayan-nelayan Indonesia,
diproses di Indonesia, dan
dengan mempekerjakan orangorang
Indonesia. Kalaupun harganya
menarik untuk pasar luar
negeri, boleh saja diekspor ke
luar.
Persoalannya, lanjut Susi,
sejak dulu para investor asing
di sektor perikanan ini berjanji
akan membangun industri
pemrosesan ikan di Indonesia.
Kenyataannya, kata Susi, para
pelaku asing hanya membawa
kapal tangkap mereka ke perairan
Indonesia, dan membawa
ikan ke luar negeri.
“Ini tidak boleh (terjadi
lagi). Harus bangun pabrik
dulu, dan yang menangkap
adalah nelayan lokal. Ini contohnya
di Bitung, kondisinya
sudah membaik. Apakah benar
Bitung jilid II ini akan terjadi
di Sangihe? Saya tetap menginginkan
investor membangun
pabrik,” ucap Susi.
Susi membuka lebar kesempatan
bagi investor untuk
membangun pabrik di Indonesia
dan bekerja sama dengan
mitra lokal.
Sebab, pembangunan cold
storage misalnya tidak boleh
seluruhnya dari penanaman
modal asing (PMA), begitu
pula dengan usaha penangkapan
ikan yang tertutup bagi pihak
asing.
Susi juga mengatakan, kalau
sekadar menangkap ikan,
orang-orang Indonesia memiliki
kemampuan yang tak
diragukan.
Susi yakin, nelayan Indonesia
juga lihai mengoperasikan
kapal jenis pumpboat, dan tidak
sekadar menjadi anak buah
kapal (ABK).
“Saya yakin orang kita bisa,
cuma tidak diberikan kesempatan.
Ini karena banyak oknum
pejabat hanya menginginkan
cepat dapat comission fee daripada
memberdayakan masyarakatnya
untuk bisa mandiri,”
kata Susi.
Terkait kasus banyaknya
nelayan asing yang beroperasi
di laut Kepulauan Sangihe,
Susi berharap, Bupati membuka
mata dan mau memberdayakan
masyarakatnya.
Terlebih lagi, Sangihe merupakan
salah satu sentra perikanan
yang mendapat bantuan
program dari Kementerian Kelautan
dan Perikanan sebesar
Rp 100 miliar.
“(Oknum) kita ini terbiasa,
comission based. Panggil kapal
dari Filipina, suruh tangkap
(ikan), pejabatnya dapat. Saya
sudah SMS-kan, SMS-SMS
tadi kepada Bupati Sangihe.
Saya tunggu balasannya.
Kalau kami (KKP), jelas tidak
boleh kapal nelayan asing
tangkap ikan di Indonesia. Itu
sama saja dengan mengizinkan
petani luar negeri mengerjakan
sawah di Indonesia,” kata Susi.
(kmps)
Polres Basel Ajukan Dana
Tambahan Rp 2,9 M
KORAN BABEL -- Polres
Bangka Selatan dikabarkan
mengajukan penambahan anggaran
pengamanan untuk Pemilihan
Umum Kepala Daerah
(Pemilukada) di kabupaten setempat.
Hal itu juga dibenarkan
Dinas Pendapatan Pengelolaan
Keuangan dan Aset Daerah
(DPPKAD).
“Iya dan pengajuan penambahan
anggaran Polres Basel
sudah dibahas dalam TAPD,”
kata Kepala Dinas DPPKAD
Basel, Erwandy, Senin (29/6)
kemarin.
Disampaikan Erwandy,
sebelumnya anggaran Polres
Basel untuk pengamanan
Pemilukada Basel 2015
disepakati hampir Rp 1 miliar.
Namun, Polres Basel kembali
mengajukan penambahan anggaran
menjadi Rp 2,9 miliar.
“Polres Basel kembali
“Kalau masa pengamanan
101 hari, maka tidak
salah Polres kembali
mengajukan anggaran,
karena estimasi anggaran
pengamanan selama
101 hari itu sekitar Rp
2,9 miliar,”
mengajukan anggaran dengan
alasan untuk menyesuaikan
permintaan pengamanan oleh
KPU, dimana KPU menetapkan
masa pengamanan selama
101 hari,” ungkap Erwandy
seraya menyampaikan bahwa
KPU yang menentukan besaran
anggaran pengamanan Polres
Basel.
Padahal, menurut Erwandy,
jika merujuk pada kabupaten
di Babel yang ikut menyelenggarakan
Pemilukada 2015,
bahwa KPU menetapkan masa
pengamanan pemilukada selama
24 hari dan maka estimasi
anggaran pengamanan POLRI
sekitar Rp 1,1 miliar sampai
Rp 1,2 miliar.
“Kalau masa pengamanan
101 hari, maka tidak salah
Polres kembali mengajukan
anggaran, karena estimasi anggaran
pengamanan selama 101
hari itu sekitar Rp 2,9 miliar,”
terang Erwandy.
Untuk itu, Ia mengatakan,
Tim Anggaran Pemerintah
Daerah (TAPD) Bangka Selatan,
saat ini masih membahas
pengajuan penambahan anggaran
Polres Basel tersebut.
“Kemarin TAPD sudah
membahas pengajuan ini dan
TAPD meminta KPU menjelaskan
dasar penetapan masa
hari pengamanan, dan hasilnya
TAPD belum berani mengambil
keputusan,” tukas Erwandy.
(ton)
Umat Islam Sedang Diuji
KORAN BABEL -- Bupati
Bangka Tengah, Erzaldi Rosman
gelar Safari Ramadhan
bersama Ketua Asosiasi Bina
Haji dan Umroh Asbihu) Nahdatul
Ulama(NU) di Masjid Ar
Rahman Kelurahan Dul Kecamatan
Pangkalanbaru
Ketua Asbihu NU Jakarta,
Manarul Hidayah mengatakan
10-15 tahun belakangan ini Islam
dirusak melalui akidahnya.
Untuk itu mulai dari sekarang
umat Islam harus memperkuat
akidah dengan mengamalkan
seluruh perintah Allah yang
dibawa oleh Nabi Muhammad
SAW.
”Saat ini umat Islam sedang
dirusak akidahnya dengan
berbagai cara. Selain itu juga
sekarang ini persatuan umat Islam
juga sedang dipecah belah.
Untuk itu mari kita berhati-hati
dan memperkuat persatuan kita
dan menjaga akidah kita,” kata
”Umat Islam di seluruh
dunia saat ini memang
sedang di uji, untuk itu
saya mengingatkan agar
kita jangan terpengaruh
oleh segala sesuatu
yang bisa menghancurkan
Islam,”
Manarul Hidayah, Senin(29/6)
sebelum buka bersama.
Sementara itu, dalam sambutannya
Erzaldi mengatakan,
memang saat ini umat Islam
sedang diuji baik di Indonesia
maupun negara-negara Islam
lainnya. Untuk itu mari menjaga
persatuan dan kesatuan dan
jangan mau di pecah belah.
”Umat Islam di seluruh
dunia saat ini memang sedang
di uji, untuk itu saya mengingatkan
agar kita jangan terpengaruh
oleh segala sesuatu yang
bisa menghancurkan Islam,”
kata Erzaldi.
Lebih lanjut Erzaldi mengatakan,
saat ini Islam terbagi
menjadi 73 aliran, untuk itu ia
mengingatkan kepada seluruh
jamaah yang hadir agar jangan
terpengaruh oleh aliran-aliran
yang ada. Jalankanlah ajaran
Islam yang dibawa oleh Nabi
Muhammad SAW.
Dalam kegiatan ini juga Bupati
Bangka Tengah menyerahkan
bantuan sembako dari
dinas sosial kepada lansia yang
ada di Kelurahan Dul. Lansia
yang mendapat bantuan sebanyak
tujuh orang. Dalam setiap
paket bantuan berisi beras,
minyak goreng, mie instan,
gula pasir, susu bubuk dan kebutuhan
rumahtangga lainnya.
Disamping bantuan dari dinas
sosial juga diserahkan bantuan
semabako dari Baznas Bangka
Tengah dan sajadah kepada
Masjid Ar Rahman.(ron)
KORAN BABEL -- Satuan
Narkoba Polres Bangka kembali
berhasil membongkar
peredaran narkoba. Kali ini
Febri (26) yang merupakan
target operasi Satuan Narkoba
Polres Bangka, Jumat (26/6)
sekitar pukul 14.50 WIB berhasil
diciduk polisi di Jalan
Raya Pangkalpinang Desa
Pagarawan,Kecamatan MerCantik
pemesanan
di Afrika Selatan, sebab debut
mobil cantik ini dimulai pada bulan April
lalu. Sementara pengiriman pertama bakal
dilangsungkan pada Agustus 2015 mendatang.
Wheels
24 (29/6) melaporkan, Spyder
membuat debutnya di 2015 New York Auto
Show dan diklaim sebagai Boxster paling
ringan namun juga paling kuat.
Mobil ini memiliki atap kain klasik,
yang bisa dibuka dan ditutup dengan tangan,
dan hanya tersedia dalam manual.
Ahok
ing Grace? Lagu kemenangan Obama itu,
nah saya pikir saya paling bersyukur,” katanya.
Apalagi,
kata Ahok, menjadi seorang
gubernur tak pernah terpikirkan dia sebelumnya.
“Karena
itu sangat besar anugerah Tuhan
buat saya bisa nyelamatin saya, orang
yang tidak layak seperti ini, dipercayakan
jabatan seperti ini. Saya ini dulu sesat sekarang
ditemukan, nah itu yang membuat
saya merasa, itu hidup yang paling berarti,”
pungkasnya.
Amazing Grace 2
Kelompok relawan yang menamakan
dirinya Teman Ahok juga merupakan amazing
grace. Saat ini relawan ini membuka
150 posko pengumpulan fotokopi KTP,
untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok) agar bisa maju pada Pilgub 2017
melalui jalur independen.
Ahok pun merespons baik rencana relawan
yang mendukungnya tersebut dan
mengatakan jika ribuan posko pun sebenarnya
dapat dibangun pada tahun ini agar
1 juta KTP dapat terkumpul. “Kalau perlu
bikin 1.000 posko, lebih bagus,” kata Ahok
di Balai Kota DKI Jakarta.
Ahok pun meyakini para relawan tersebut
akan berhasil mengumpulkan 1 juta fotokopi
KTP untuk mendukungnya. Sebab,
relawan yang mengusungnya kali ini merupakan
tim yang sama, yang sebelumnya
juga telah mengantarkan dirinya dan Jokowi
ketika maju menjadi Gubernur dan Wagub
DKI pada 2012 silam.
“Pasti dong. Sudah kenal aku beberapa
di antaranya,” kata Ahok.
Namun, Ahok mengaku memang belum
sempat berkomunikasi dengan para relawan
di Teman Ahok tersebut. Dirinya hanya bisa
menilai, jika posko-posko tersebut sebagai
sesuatu yang menguntungkannya secara
personal. Karena, kini dirinya pun mengaku
jika sedang mencari dukungan publik terkait
program kinerjanya, terutama untuk menghadapi
momentum Pilkada 2017 mendatang.
“Kita nggak berhak bubarinlah. Kan aku
juga untung kalau dapat satu juta KTP. Selama
masih benar, biarin saja. Itu kan nggak
ada salahnya juga dia mau bikinkan. Aku
juga butuh satu juta KTP,” kata Ahok beberapa
waktu lalu.
“Kalau saya didukung mau gimana?
Kagak keluar duit lagi kan, aku maunya
yang gratisan melulu deh. Sekarang orang
bikin posko, nggak minta duit, nggak ngelapor
ke kita terus tiba-tiba nganterin 1 juta
KTP masa kamu tolak? Terus form-nya benar
lagi semuanya,” pungkasnya.
Amazing Grace 3
Kejutan Amazing Grace lainnya, sekitar
50 relawan yang menamakan diri Dukung
Ahok Gubernur (DAG) memberi kejutan
kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja
Purnama di Balai Kota, Senin (29/6/2015)
pagi.
Mereka berpakaian kaus berwarna hitam,
merah, dan putih serta pada bagian
belakang kausnya terdapat gambar wajah
Basuki. Mereka membawa spanduk ucapan
selamat ulang tahun kepada Basuki. Mereka
juga membawa sebuah kue tart berbentuk
tugu Monas bertuliskan, “Selamat ulang tahun
Pak Ahok”.
Mereka juga membawa mi goreng atau
yang lebih dikenal dengan mi panjang umur
dan 49 butir telur rebus yang diwarnai dengan
warna merah yang dipercaya membawa
hoki atau keberuntungan.
Ketua DAG Jakarta Harry Vierra mengaku
telah mempersiapkan kejutan ulang
tahun kepada Basuki sejak satu pekan lalu.
Melalui jejaring sosial Facebook, ia telah
mengirim undangan kejutan ulang tahun ini
sejak satu bulan lalu.
“Tujuannya agar anggota DAG yang
dari wilayah jauh bisa datang di momen
yang pas. Anggota DAG keseluruhan ada
28.000 dan mendukung Pak Ahok untuk
menjadi DKI 1 (gubernur) lagi di Pilkada
2017,” kata Harry kepada wartawan.
Harry pun menyampaikan doa dan
harapan untuk Basuki. Ia berharap Basuki
terus diberi kesehatan, panjang umur, dan
kepemimpinannya di Ibu Kota terus berlanjut
hingga dua periode.
Sekitar pukul 07.30 WIB, Basuki yang
baru tiba di Balai Kota langsung disambut
dengan lagu “Selamat Ulang Tahun”. Mereka
juga menyalami dan memberi ucapan
kepada Basuki.
Perayaan itu terus berlanjut hingga ke ruang
tamu gubernur dan berakhir dengan foto
bersama di Balairung Balai Kota Jakarta.
Dengan muka semringah, Basuki menyalami
satu per satu relawan yang memberinya
selamat. Karena perayaan ulang tahun
oleh relawan ini, penyelenggaraan rapat
pimpinan (rapim) Gubernur pun menjadi
tertunda 15 menit.
Tak hanya DAG, setidaknya, ada dua karangan
bunga besar yang bertuliskan, “Selamat
Ulang Tahun Gubernur DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)”. Karangan
bunga itu berasal dari Teman Ahok serta dari
grup Facebook Dukung Ahok.
Amazaing Grace 4
Berbagai ucapan selamat ulang tahun
serta doa juga mengalir dari pengguna Twitter
yang langsung ditujukan melalui akun
resmi Basuki, @basuki_btp.
Mereka mendoakan agar Basuki diberi
kesehatan dan kesuksesan dalam memimpin
Ibu Kota.
Seperti yang ditulis oleh @mukminMK,
“Selamat ulang tahun Bapak @basuki_btp
semoga sehat selalu ya, Pak. Semangat
membangun Jakarta, kami mendukungmu.
#HBDAhok.”
Sementara, @Khartiim1928 yang menuliskan,
“Selamat ultah Bapak @basuki_btp
semoga makin tegas, jangan perhitungan
sama warga Jakarta, bikin Jakarta tambah
baik lagi, lebih perhatian sama Betawi dan
sepakbola Jakarta”.
“Selamat ulang tahun Pak Ahok, tegas
selalu dan jaga integritas demi ibu kota yang
lebih baik lagi,” tulis @FebbyFV.
Ucapan lainnya datang dari @yudiJR3
yang menuliskan, “Dirgahayu for pejabat
idolaku Bapak Ahok. Semua doa yg terbaik
untukmu, semoga semakin idealis, dan tetap
menjadi pemimpin yang terintegritas, loyalitas,
dan totalitas juga pastinya”.
Basuki dilahirkan di Manggar, Belitung
Timur, pada 29 Juni 1966. Mengawali karier
politik melalui Partai Indonesia Baru (PIB),
Basuki menjadi anggota DPRD Belitung
Timur dari tahun 2004-2005.
Sejak 3 Agustus 2005, dia menjadi Bupati
Belitung Timur melalui sebuah pemilihan
langsung dan memimpin kabupaten
tersebut hingga 22 Desember 2006.
Gagal dalam Pemilihan Gubernur Bangka
Belitung, Basuki terpilih menjadi anggota
DPR RI dari Partai Golkar. Dia duduk sebagai
anggota parlemen dari 1 Oktober 2009
hingga 26 April 2012.
Mendampingi Joko Widodo, Basuki
menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta sejak
15 Oktober 2012. Pada 19 November 2014
lalu, Presiden Joko Widodo melantik Basuki
menjadi Gubernur DKI Jakarta di Istana
Merdek. (bbs/kcm/merdk/ags)
Mesinnya 280kW 3,8 liter yang memungkinkan
sprint 100km/jam dalam 4,5 detik.
Sementara itu, kecepatan tertinggi Boxster
Spyder adalah 290km/jam.
“Roadster kuat, dapat digerakkan secara
tepat dengan kelincahan yang maut,
iringan sempurna untuk 1,88m tinggi
Sharapova,” ujar juru bicara Porsche.
Sementara Sharapova sendiri juga
sangat menginginkan mobil ini. Dengan
bahagia, petenis cantik tersebut mengungkapkan
dirinya sangat menyukai Boxster
Spyder dari segi apapun.
“Ini sangat menyenangkan dan benar-benar
mendebarkan. Saya suka Boxster
Spyder terbaru ini karena seperti mobil
sport klasik, tapi juga memiliki sentuhan
modern dan canggih. Benar-benar mobil
yang fantastis! Saya rasa saya harus punya
setidaknya satu unit,” ujar wanita peraih 5
kali juara Grand Slam tersebut.
Siapa yang paling cantik antara Maria
Sharapova dan Porsche Boxster Spyder?
(bbs/merdk).
awang.
Febri yang berprofesi sebagai
nelayan,merupakan
warga Pangkal Arang,Kecamatan
Pangkal Balam diciduk
polisi lantaran diduga sebagai
pengedar sabu-sabu.
Dari tangan Febri didapat
barang bukti berupa satu paket
plastik bening yang diduga
berisi sabu-sabu, satu buah
ponsel dan satu unit sepeda
motor. Selanjutnya polisi berhasil
mengamankan Dardianto
alias Anto (21).
Anto yang diduga sebagai
pemasok sabu-sabu kepada
Febri, diamankan Sat Narkoba
Polres Bangka tak lama
setelah Febri diamankan.
Anto diamankan di
rumahnya di Pangkal
Pihaknya tidak segan memberikan
sanksi pada maskapai
yang tak memenuhi amanat
undang-undang. “Kalau tidak,
akan disuspend izin usahanya,”
tegasnya.
Ditegaskannya, ini merupakan
peringatan terakhir. Sebab,
akhir tahun lalu pihaknya sudah
memberikan ultimatum
pada maskapai yang membandel.
Muzaffar
mengatakan,
“Mereka akan masih berusaha
menunjukkan bukti kepemilikan
pesawat yang mereka
miliki.”
Otoritas penerbangan bakal
memanggil maskapai yang belum
memenuhi syarat kepemilikan
pesawat. Nantinya,
pemilik maskapai diberi kesempatan
menyampaikan rencana
bisnisnya. (bbs/merdk)
ikan yang berlokasi di Tual, Maluku.
Izin SIPI dan SIKPI MTJ
bersama empat grup besar lainnya
dicabut lantaran melakukan
penangkapan ikan ilegal.
Keempat perusahaan lainnya
ialah PT Dwikarya Reksa
Abadi di Wanam (Papua), PT
Indojurong Fishing Industries
di Penambulai (Maluku), PT
Pusaka Benjina Resources (Maluku),
dan PT Mabiru Industries
(Maluku).
(Baca: Menteri Susi Cabut
Izin Lima Perusahaan Perikanan)
(bbs/kcm)
Polisi Tangkap Bandar Sabu
Asal Pangkalbalam
Arang,Pangkal Balam. Dari
tangan Anto didapat barang
bukti berupa sembilan paket
sabu-sabu, satu pak plastik
bening serta barang bukti lalinnya.
Saat digerebek Anto
sedang mengkonsumsi sabu-sabu.
Kapolres
Bangka AKBP
Sekar Maulana S Ik melalui
Kabag Ops Polres Bangka
Kompol Ridwan Raja Dewa
didampingi Kasat Narkoba
AKP Joni Hartono dalam
jumpa pers kepada sejumlah
wartawan di Mapolres Bangka,
Senin (29/6) mengatakan,
pengungkapan ini berhasil
setelah mendapatkan informasi
dari masyrakat dan penyelidikan
unit narkoba.
“Tersangka Febri merupakan
TO kami dari Operasi Pekat
Menumbing 2015,setelah
dilakukan pengembangan
didapatkan Anto yang merupakan
pemasok barang haram
narkotika jenis sabu ke Febri,”
terang Kompol Ridwan Raja
Dewa.
Kompol Ridwan Raja
Dewa menambahkan kedua
tersangka pengedar dan bandar
narkoba jenis sabu dijerat
pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112
(1) UU RI No.35 tahun 2009
tentang narkotika,dengan ancaman
hukuman diatas 5 tahun
kurungan.(ian)
׉	 7cassandra://er0iXfwZYqQLFGvyqTyk8mqZkmGNbOupf9-ZS9VD7RQO`̚ Uw7`kρUw7`k΁
בCט   v
u׉׉	 7cassandra://6EAPt2a19qAWil7nqO_jc5LbummFg8UDYm7reNp5Cl8 v:`A׉	 7cassandra://dK5sdOu-XeUCUngdANK5ztPp_Hw1HhHHAtMNfDcoyV8'`̚ ׉	 7cassandra://Q19bphndCVLlTb6zQlCiZ5myTB4aqBth1WshIPiSTUw ͠0Uw7`k׉E12
SELASA 30 JUNI 2015
׉	 7cassandra://dK5sdOu-XeUCUngdANK5ztPp_Hw1HhHHAtMNfDcoyV8'`̚ Uw7`k׈EUw7`kՁUw7`kԁ
,KORAN BABEL 30 Juni 2015Navigasi Negeri Laskar PelangiUvB._~w9