×?4×B!×C× Ív ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://MTMKTfnk2uwWXRyUU25H9ePgiV80TkFhet_i0Ukc8YEÎ n¹Í`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://MA5SQhCLdxqyixR3AXx7eTjyjRWQkPCSWLfxqi-PctgÍ(ZÍ`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://-fOfswkaH1_4oGd3pXHTN2Jie1kh9hn9ATxO0-1Zd74Î *ÍÔàÍ Í0Íñ×U.â7Ìž£Ë¡.×   ÍvÍ
Žu××         × ×U.â7Ìž£Ë¡3 Í
¡Í=G9×H°http://negara.Fo××Ð×E×U.â7Ìž£Ë¡/×EÚ\Kilau Firmino Pikata The Red
KAMIS 25 JUNI 2015 Edisi No 363 12 HALAMAN Harga Rp 2.000
WPR Cita-cita Rakyat
PT.Timah Didesak Terima Usul Gubernur
Didesak Bijaksana Sikapi Tambang Rakyat
Pelibatan Koperasi Lebih Baik
WPR akan Gairahkan Ekonomi Babel
W
ilayah Pertambangan
Rakyat (WPR)
sudah menjadi cita-cita
masyarakat Kepulauan
Bangka Belitung sejak lama.
Dan keputusan Presiden Joko
Widodo agar BUMN dan Perusahaan
Swasta memperhatikan
tambang rakyat akan sangat
menyejahterakan masyarakat
serta rakyat bisa menambang
secara legal. Gubernur Babel
Rustam Effendi bahkan
langsung memperjuangkan
permintaan 80 ribu dari 432
ribu hektare KP PT Timah yang
memiliki kandungan timah.
Demikian benang merah
pernyataan Gubernur Kepulauan
Bangka Belitung Rustam
Effendi, Bupati Bangka Tengah
Erzaldi Rosman, Ketua DPRD
Bangka Algafry Rahman dan
Pemerhati Kebijakan publik
Bangka Tengah Andre Rystian.
Mereka berharap PT Timah
Tbk bisa bersinergi dengan Pemerintah
Daerah dalam mewujudkan
tambang rakyat.
Sementara dalam wawancara
khusus Direktur Utama PT
Timah Tbk Sukrisno dan Secretary
Corporate PT Timah Tbk
Agung Nugroho dengan Pemimpin
Redaksi KORAN BABEL,
Agus Ismunarno, Rabu
(24/6-2015) malam, menyatakan
PT Timah siap membantu
semaksimal mungkin dalam
rangka turut menyejahterakan
rakyat berbasis penambangan
timah.
âPT Timah bukannya menolak
(seperti diberitakan salah
satu media massa). Aturannya
kan belum ada. Permintaan
seorang gubernur itu ibarat
seorang ayah. Tentu akan kita
dengarkan,â tegas Agung Nugroho.
Sementara
aturannya belum
ada, kata Agung Nugroho, sebetulnya
yang paling cepat untuk
melibatkan rakyat menambang
adalah langsung menambang
di IUP PT Timah dan BUMD
sebagai Bapak Angkatnya.
Sedang Dirut PT Timah
Tbk Sukrisno menyatakan siap
membantu masyarakat Kepulauan
Bangka Belitung baik
langsung maupun melalui kebijakan
gubernur tentang tata
kelola pertambangan timah.
Bahkan, PT Timah Tbk, kata
Sukrisno telah mundur dari
PT Koba Tin dan menyerahkannya
ke Pemerintah Daerah
agar dikelola secara benar dan
professional untuk pePemda
Kelola
Eks Koba Tin
KORAN BABEL â Direktur
Utama PT Timah Tbk Sukrisno
menegaskan PT Timah telah
menyerahkan pengelolaan Eks
PT Koba Tin kepada Pemerintah
Daerah agar dikelola secara
professional dan mendatangkan
pemasukan bagi daerah
dan negara.
âBenar, PT Timah telah
mundur dari pengelolaan Eks
KK PT Koba Tin dan menyerahkannya
kepada Pemerintah
Daerah untuk dikelola secara
baik, professional untuk
pendapatan daerah dan negara.
Itu komitmen PT Timah Tbk,â
tandas Sukrisno kepada Pemimpin
Redaksi Agus Ismunarno
dalam wawancara khusus,
Rabu, (24/6-2015).
Hal.2
5 Oknum PNS
Diperiksa
Hal.4
Tunggakan
PDAM Rp 113 JT
Hal.5
AS Sadap
Presiden Prancis
Sukrisno mengaku prihatin
atas pembiaran PT Koba Tin
sehingga merugikan daerah
dan negara karena tidak dikelola
sebagaimana mestinya.
âDaripada negara dan pemerintah
daerah tidak mendapat
apa-apa tanggal 17 Juni 2015
saya menyampaikan kepada
Pak Gubernur tentang penyerahan
Eks KK PT Koba Tin. Dan
surat resmi hitam di atas putih
penyerahannya telah kami
kirimkan ke Menteri ESDM
kemarin,â kata Sukrisno.
Sukrisno juga berjanji dan
DITERTIBKAN -- î€îîîîî îîîîîîîîîî îîî î¶îîîîî î³î³ îî î¥îîîîî î·îîîîî îîîîîîîîîîî îîîîî¿îîî îîîîîîîîîîî
ilegal yang dilakukan di lahan eks Kontrak Karya (KK) PT Koba Tin Kawasan Bemban beberapa waktu
lalu. Saat ini lahan eks KK PT Koba Tin tersebut sudah diserahkan oleh PT Timah Tbk kepada pemerintah
daerah agar dikelola secara profesional sehingga mendatangkan pemasukan bagi daerah dan negara.Foto
diambil beberapa waktu lalu.(koranbabel/roni)
Ahok Rayu Metromini
Agar Bergabung Transjakarta
KORAN BABEL -- Setelah berhasil mengajak
manajemen kopaja, Gubernur DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama akan mengajak metromini
untuk bergabung dengan PT Transjakarta.
âMetromini lagi saya tawarin nih, mereka
mau âpindah partaiâ enggak? Pasti mau kalau
perseorangan,â kata Basuki, di Balai Kota, Rabu
(24/6/2015).
Ahok, sapaan Basuki, mengaku sudah
menginstruksikan Dinas Perhubungan dan
Transportasi (Dishubtrans) DKI untuk memberi
izin metromini membeli bus baru dan bergabung
dengan kopaja.
Sebab, lanjut dia, selama ini manajemen
metromini tidak jelas. âKalau manajemen kamu
enggak beres, ya pindah âpartaiâ dong,â kata Basuki.
Koperasi
Angkutan Jakarta (Kopaja) sepaHapus
Sistem Setoran
kat untuk bergabung ke dalam manajemen PT
Transjakarta. Dengan demikian, Kopaja akan
ikut terlibat dalam penyelenggaraan layanan bus
transjakarta.
Kopaja direncanakan akan menjadi operator
untuk layanan bus transjakarta ukuran sedang.
Bergabungnya Kopaja di bawah manajemen PT
Transjakarta juga akan membuat tidak akan ada
lagi sistem setoran di dalam penyelenggaraan
operasional bus tersebut. Sebab, sistem pembayaran
yang diterapkan akan sama seperti bus-bus
transjakarta, yakni dengan pembayaran rupiah
per kilometer.
âKita akan dibayar rupiah per kilometer.
Nanti difungsikannya untuk memenuhi semua
kebutuhan masyarakat di daerah permukiman.
Kita tempatkan transportasi kita untuk melayani
itu. Nanti PT Transjakarta yang mengaMargriet
Melawan
âAgus tak memerkosa Angeline seperti selama ini diucapkan. Hal
itu dia ucapkan karena dia ditekan, diancam,â
Tetap
Beradegan
Laga
LANTARAN
MARGRIET Christina Megawe (60), ditetapkan
sebagai tersangka kasus penelantaran anak
dalam kasus tewasnya Angeline (8). Pemilik rumah
di Jalan Sedap Malam nomor 26, Denpasar,
Bali itu sudah beberapa kali diperiksa polisi untuk
kasus yang sama.
Sementara itu, tersangka pembunuhan Angeline,
Agustinus Tai Adamai (25) menyeret nama
Margriet sebagai otak di balik peristiwa sadis
tersebut.
Seperti yang dituturkan kuasa hukum Agus,
Haposan Sihombing, bahwa Margriet pernah
memerintahkan Agus untuk memerkosa Angeline.
Namun, permintaan itu dia tolak.
âAgus tak memerkosa Angeline seperti selama
ini diucapkan. Hal itu dia ucapkan karena dia
ditekan, diancam,â kata Haposan.
Hingga kini polisi masih mendalami keterlibatan
pihak selain Agus di kasus tewasnya Angeline.
Terakhir, polisi memeriksa Margriet dengan
fokus pertanyaan seputar barang milik korban.
Kapolda Bali Inspektur Jenderal Ronny F
Sompie mengatakan saat ini hanya tinggal memastikan
hasil sidik jari terhadap sejumlah barang
bukti untuk menjerat Margriet.
âYa kita tengah menunggu hasil kajian sidik
jari dan temuan bercak darah dari laboratorium
forensik,â kata orang nomor satu di Mapolda
Bali, Selasa (23/6).
Di pemeriksaan kesekian kali yang digelar di
Mapolda Bali, Senin (22/6), Margriet dicecar 47
pertanyaan, salah satunya soal proses kelahiran
dan imunisasi Angeline.
Dalam keterangannya, Margriet menyangkal
mengambil paksa Angeline tak lama setelah
dilahirkan. Proses persalinan Angeline kala itu
melalui bidan di wilayah Canggu, Kuta, Denpasar.
Dalam catatan kelahiran memang
terlibat
dalam syuting sinetron
bertema kolosal, artis
cantik Cut Meyriska
harus tetap
melakoni syuting
dengan adegan
berat di bulan
Ramadan.
âAku alhamdulillah
masih
puasa. Cuma
nanti bingung
pas syuting
karena banyak
îîîîîî î¿îîîing-nya.
Otomatis
aku
banyak
gerak
dan berkeringat
Cut
Meyriska
×	Ú 7cassandra://MA5SQhCLdxqyixR3AXx7eTjyjRWQkPCSWLfxqi-PctgÍ(ZÍ`ÌÍ ×U.â7Ìž£Ë¡0×U.â7Ìž£Ë¡/ÍìÍ
Ž×C×   ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://ROD1Un5rRioB9509RGC7-jWO9etnFPAZcZkgjE7yDoEÎ ÌÍ`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://ZS0mZOMStsM84BJuhBqrTrQVHA2WAwgig-4pqaCjOMMÍ"kÍ`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://RpAFWmCnASjF1AFV-h1WCl_sC_m9MGieAxSHfegPvjEÎ t7Í Í0Íñ×U.ã7Ìž£Ë¡4× Ív ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://NdWcisr_7oCY82RbmYeX742L9i0f9qFcnGFRbMsGBOwÎ 	>Í`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://r2arPneXcOI1FsP58HHA0yz6utT4RjSbIrIhwS206zAÍ#ðÍ`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://Xg7XLhSsKp4sdQr-u0_vaAy33T_Pj0dd16qt8qLP4xUÎ <WÍ Í0Íñ×U.ä7Ìž£Ë¡5×EÚ$2 Hukum
KAMIS 25 JUNI 2015
Sering Bolos
5 Oknum PNS
Diperiksa
KORAN BABEL -- Sebanyak
enama oknum PNS di
lingkungan Pemkab Belitung
Timur akan diperiksa Badan
Kepegawaian Daerah (BKD)
dan Inspektorat Kabupaten
Beltim. Mereka diperiksa terkait
pelanggaran disiplin berat
akibat sering mangkir kerja
maupun melanggar etika
kepegawaian.
Dari enam pegawai tersebut,
lima orang terkait pelanggaran
disiplin, dan satu orang
dilaporkan karena pelanggaran
aturan. Keseluruhan pegawai
akan diperiksa oleh enam tim
yang berbeda yang dibentuk
berdasarkan Surat Keputusan
(SK) Bupati Beltim.
âMayoritas lima kasus
yang akan diperiksa terkait
pelanggaran disiplin, sering
absen. Yang meriksa nanti tim
dari BKD, Inspektorat, sama
SKPD terkait,â jelas Kepala
BKD Beltim, Erna Kunondo
di ruang kerjanya, Rabu (24/6).
Mantan Sekretaris Inspektorat
ini mengungkapkan saat
ini baru satu SKPD yang sudah
membentuk tim. Sedangkan
untuk lima SKPD lainnya,
sudah disurati oleh BKD dan
sedang menunggu SK untuk
pembentukan tim.
âBaru satu yang ada SK.
Yang lain masih kita tunggu
tapi sudah kita surati. Kita kan
mengerjakan yang sesuai dengan
porsi kita,â kata Erna.
Ia menekankan kapasitas
tim ini hanya sebatas melakukan
pemeriksaan dan memberikan
laporan hasil pemeriksaan
ke Pejabat Pembina Kepegawaian
(PPK), yakni Bupati.
Sedangkan bentuk sangsi yang
akan diterima itu tergantung
kepada Bupati.
âNantikan ada hasil pemeriksaan
itu ada BAP (Berita
Acara Pemeriksaan-red)-nya.
Nah itu itu lah yang akan kita
berikan saran ke PPK. Kalau
sanksi hukuman itu kebijakan
Bupati,â ujarnya.
Terpisah Bupati Beltim,
Basuri T Purnama mengatakan
Ia baru menerima satu laporan
terkait adanya tindak pelanggaran
kepegawaian. Namun Ia
menyatakan tidak akan mainmain
dan akan menindak tegas.
âKalau informasi yang saya
terima baru satu pelanggaran,
saya cuman dikasih tau yang
itu saja. Cuman yang jelas kita
tidak akan main-main, kalau
memang dalam hasil pemeriksaan
terbukti bersalah yah
ditindak sesuai aturan saja,â
kata Basuri. Basuri menyesalkan
masih adanya pegawai
yang absen meski aturan dan
sistem sudah dibuat untuk
meminimalisir pelanggaran.
âAturan di Undang-Undang
Aparatur Sipil Negara
(UU ASN) itukan jelas. Kita
juga sudah menggunakan teknologi
seperti penggunaan
absensi wajah biar pegawai disiplin,â
ujarnya.(humas)
Tabol Diringkus
Siang Bolong
KORAN BABEL -- Sedang
asyik istirahat siang hari, Suwandi
alias Tabol (43) diringkus
anggota Sat Narkoba
Polres Bangka Selatan di kediamannya
Jalan Lalang Tunu
Toboali, Selasa (23/6).
Bisnis haram Tabol sebagai
pengedar narkoba mulai tercium
aparat kepolisian setelah
mendapat laporan dari warga
sekitar. Warga curiga rumah
Tabol sering dijadikan sebagai
tempat transaksi narkoba.
Usai mendapat laporan,
polisi langsung melakukan
pengintaian sekitar pukul
11.00 WIB di sekitar kediaman
Tabol. Pada pukul 11.30 WIB,
Kasat Narkoba Polres Bangka
AKP Permadi memimpin
penggerebekan rumah Tabol.
Tabol pun tidak bisa mengelak,
setelah petugas melakukan
penggeledahan yang ikut disaksikan
ketua RT setempat
berhasil menemukan barang
bukti narkotika jenis shabu.
âDikediaman tersangka anggota
berhasil menemukan barang
bukti berupa tiga paket kecil
sabu, satu bauh bong dan alat
isap , satu kotak hitam, serta
uang senilai Rp 600.000 yang
diduga hasil penjualan sabu,â
ungkap Kabag Ops Kompol
Yudha Wirajat seizin Kapolres
Bangka Selatan AKBP Udin
Zainudin.
Saat diintrogasi petugas,
Tabol mengaku jika barang haram
tersebut adalah miliknya
dan untuk kembali ia jual.
âPenyidik masih mendalami
kasus ini guna pengembangan
lebih lanjut, dan tersangka
diancam dengan pasal 114 ayat
(1) Sub pasal 112 ayat (1) UU
RI No.35 tahun 2009 tentang
Narkotika,â tukas Kompol
Yudha Wirajat.(ton)
Pemilik Tambang Diperiksa
KORAN BABEL -- Aparat
Polres Bangka akan memeriksa
pemilik tambang PT Putra
Tonggak Samudra (PTS) terkait
kecelakaan tambang pada
Minggu (21/6) yang menyebabkan
seorang operator alat
berat tertimbun lumpur.
Hingga saat ini Satreskrim
Polres Bangka telah memeriksa
lima orang pekerja PT PTS
yang merupakan rekan kerja
Suherwin alias Caca.
âSaat ini kita sudah memeriksa
sebanyak lima orang
rekan korban untuk diminta
keterangan sebagai saksi,â
ujar Kapolres Bangka AKBP
Sekar Maulana SIK melalui
Kasat Reskrim AKP Agus Arif
Wijayanto SH SIK kepada
wartawan di Mapolres Bangka,
Rabu(24/6).
Ketika ditanya apakah
pemilik tambang, juga akan
dipanggil dan juga akan
diperiksa, menurut Kapolres
Bangka AKBP Sekar Maulana
SIK melalui Kasat Reskrim
AKP Agus Arif Wijayanto
SH SIK, apabila memang
diperlukan tidak menutup kemungkinan
pemilik tambang
juga akan dipanggil ke Polres
Bangka untuk dimintai keterangan
juga.
Sementara itu, memasuki
hari empat pencarian korban
di lokasi tambang milik Pondi
Pemali terus dilanjutkan,
pencarian dilakukan dengan
melibatkan Basarnas Bangka
Belitung, pihak perusahaan,
Polres Bangka, Polsek Pemali
dan juga Badan Nasional Penangulangan
Bencana (BNPB)
Provinsi Bangka Belitung.
(ian)
Pondreng Siap Hadapi Hukuman Mati
KORAN BABEL -- Sumardi
(29) alias Poreng warga pendatang
asal Lampung yang
menetap di Bangka Tengah
Rabu kemarin (24/6) di tuntut
oleh penuntut umum Kejari
Koba dengan pidana mati. Hal
tersebut diketahui setelah Ishar
selaku Penuntut Umum membacakan
tuntutannya di muka
sidang yang di pimpin oleh Majelis
Hakim Andreas SH didampingi
hakim anggota Yudi
dan Ervent Lageng Kaseh.
Ketua Pengadilan Negeri
Sungailiat, Aroziduhu SH MH
melalui Humas PN Sungailiat
Herbert Harefa SH kepada
sejumlah wartawan membenarkan
atas pembunuhan sadis
yang dilakukan oleh terdakwa
Sumardi kepada Risma (31)
dan Shelly (2) di sebuah kebun
sawit yang berada di Bangka
Tengah.
Atas pembunuhan tersebut,
pada persidangan sebelumnya
terdakwa didakwa oleh penuntut
umum dengan pasal berlapis
lantaran terdakwa terlebih
dahulu telah merencanakan
pembunuhan sadis terhadap
ibu dan anak,â Dalam dakwaannya,
dia tuntut melakukan
tindak pidana dengan sengaja,
dengan merencanakan terlebih
dahulu merampas nyawa orang
lain dan di ancam pasal 340
KUHAP Pidana dan pasal 80
KUHAP Pidana tentang perlindungan
anak,â ungkap Herbert.
etelah menjalani berapa
persidangan dan didampingi
kuasa hukumnya yang bernama
Sumin SH, terdakwa Sumardi
tetap legowo menerima tuntutan
penuntut umum dengan pidana
mati walau majelis hakim
belum memberikan vonis hukuman
kepada dirinya.
âTerdakwa dituntut oleh
Ishar selaku Penuntut Umum
dari Kejari Koba, Bangka Tengah
berupa pidana mati dengan
bunyi tuntutan menjatuhkan pidana
terhadap terdakwa Sumardi
alias Ponreng alias Aco berupa
pidana mati,â ucap Herbert.
Atas tuntutan pidana mati
yang di bacakan oleh penuntut
Umum, terdakwa langsung
menyatakan sikapnya dengan
cara menerima tuntutan pidana
mati yang di jatuhkan kepada
dirinya.
âWalaupun belum diputus,
dia menerima tuntutan pidana
mati itu dan siap di pidana mati.
Bahkan di persidangan tadi,
dia katakan kepada penasehat
hukumnya agar tidak membela
dirinya,â katanya seraya
menambahkan persidangan di
lanjutkan kembali pada pekan
depan dengan agenda vonis dari
Majelis hakim.(humas)
Polres Bangka Selatan Gencar Sikat Minuman Keras
KORAN BABEL -- Polres
Bangka Selatan saat ini sedang
gencar-gencar
merazia
minuman keras atau miras
dalam rangka Operasi Pekat
Menumbing 2015. Tak hanya
di Kecamatan
Toboali, razia
pun digelar hampir di seluruh
kecamatan se-Bangka Selatan.
Kapolres Bangka Selatan
AKBP Udin Zainudin melalui
Kabag Ops Kompol Yudha
Wirajati mengatakan pihaknya
telah menggelar razia miras di
berbagai tempat dan toko.
âSaat ini yang paling besar
saat razia pada Jumat (19/6)
lalu di kediaman BKS di di
Jalan Teladan Air Lingga Toboali.
Dimana 58 jeriken arak
serta 70 kantong plastik arak
siap jual berhasil kita amankan,â
ungkap Kompol Yudha
kepada wartawan, Rabu (24/6).
Pada Minggu (21/6) sekitar
pukul 21.00 WIB pihaknya
juga telah mengamankan tujuh
bungkus arak dari toko milik
HO di Dusun IV Desa Simpang
Rimba. Miras tersebut
berasal dari Desa Lampur Kecamatan
Sungaiselan.
Sedangkan pada Senin
(22/4) polisi kembali mengamankan
19 kaleng minuman
keras jenis bir dari toko milik
HI (38) di Dusun Serdang
Desa Jelutung II Kecamatan
Simpang Rimba.
Kompol Yudha menambahkan
pihaknya pada Selasa
(23/6) melakukan operasi yang
sama di Kecamatan Lepong.
âHasil giat tersebut kita
kembali mengamankan satu
dus berisi 18 kaleng bir putih
merek anker di toko milik PO
di Dusun SP3 Desa penutuk,â
ungkapnya.
Dihari yang sama, sekira
pukul 13.00 WIB pihak kepolisian
juga melakukan penggerbekan
di kediaman SI ( 21
) Desa Sidoharjo Kecamatan
Air Gegas. SI dicurigai menjual
arak. Penggerebekan dipimpin
langsung oleh Kapolsek
Air Gegas dan berhasil mengamankan
lima kantor arak
siap jual. âKeterangan SI miras
tersebut didapat dari seorang di
Pangkalpinang dan menjualnya
lagi seharga Rp 10 ribu
per kantor isi satu kilogram,â
terang Kompol Yudha.
Menurut Kompol
Yudha,
selama Operasi Pekat
Menumbing, pihaknya terus
merazia minuman keras. Masyarakat
diminta untuk melapor
jika mengetahui adanya toko
atau rumah yang menjual minuman
keras.
âMari kita bersama-sama
memberantas miras di wilayah
hukum Polres Basel, karena
minuman alkohol salah satu
pemicu utama terjadi tindak
kriminalitas,â tukas Kompol
Yudha.(ton)
×	Ú 7cassandra://ZS0mZOMStsM84BJuhBqrTrQVHA2WAwgig-4pqaCjOMMÍ"kÍ`ÌÍ ×U.ä7Ìž£Ë¡6×EÚ,VERNMENT 3
KAMIS 25 JUNI 2015
Menteri KLH: Kerusakan
Lingkungan di Babel Parah
KORAN BABEL -- Wakil
Presiden RI Jusuf Kalla (JK)
mengatakan, penindakan
penambang timah ilegal di
berbagai daerah di Tanah Air
harus dilakukan sesuai dengan
peraturan perundang-undangan
yang berlaku saat ini.
JK menegaskan, siapa saja
pihak yang memiliki tambang
timah yang tidak berizin harus
ditindak agar aktivitas penambangan
ilegal di daerah juga
dapat dihentikan.
Sebelumnya, Presiden
Laka Tambang
Distamben Bangka tak
Bisa Berbuat Banyak
Amir : Pengawasan Kewenangan Provinsi
KORAN BABEL -- Kabid Hubungan
Industrial dan Pengawasan Dinsosnaker
î¥îîîîîî î¶îîîîîîîîîîî î¶îš îîîî îî îîîî¿îmasi
terkait Keselamatan kerja yang ada
di tambang yang dikelola PT. PTS (Putra
Tonggak Samudra) diketahui milik Pondi
yang menelan korban jiwa mengatakan,
akan hal tersebut pihaknya tak bisa berbuat
banyak. Pasalnya, setelah ada Peraturan
Pemerintah yang baru yang menyatakan
bahwa pengawasan K3 pertambangan kini
berada ditangani Dirjen Pertambangan, pihaknya
hanya menangani masalah norma
kerjanya saja.
âBerdasarkan Peraturan Pemerintah
nomor 19 tahun 2003 Pengawasan pertambangan
itu telah dialihkan ke Dirjen
Pertambangan berikut K3 nya. Memang
awalnya masalah K3 penambangan ini
ditangani oleh Departemen Tenaga Kerja.
Kalau kami disini berkenaan dengan
norma kerjanya. Khusus pertambangan,
setelah ada aturan baru ini, pengawasannya
ada di Distamben,â jelasnya.
Akan kejadian tersebut, Suprihyono
mengaku Dinsosnaker sudah turun ke lapangan
sesuai dengan tupoksinya,â Untuk
kejadian kemarin, kami sudah turun. Tapi
turunnya kami sesuai dengan kewenangan
kami berkaitan dengan norma kerja
itu seperti bagaimana keikutsertaan BJPS
nya, ikut apa ngak. Kalau ngak ikut kan
salah. PHK nya setelah meninggal dunia
juga kita lihat seperti apa upahnya. Setelah
kami lakukan penyelidikan, semuanya memenuhi
persyaratan,â katanya.
Sementara itu, Kabid Bina Usaha Distamben
Bangka Amir Syahbana didampingi
Kabid Pengawasan, Abdul Sani juga
mengatakan pihaknya tak bisa berbuat
banyak akan laka tambang yang terjadi di
lokasi tambang milik Pondi.
âKami tidak bisa melihat
kesana, masuk tidak
boleh karena tidak diajak
orang Provinsi. Jadi,
kami tidak ingin berandai-andai
untuk hal ini.â
âSetelah ada Undang-Undang 23 kami
tidak diberikan hak lagi kesana sama negara
karena semua kewenangannya berada
di Provinsi. Tapi sebelum ada UU 23, kami
reguler melakukan pengawasan kesana,
inspeksi dengan melihat kestabilan lereng.
Kalau lerengnya terjal, kami kasih tau agar
lereng yang terjalnya lebih landai,â ungkap
Amir, Rabu (24/6).
Amir juga mengaku saat pengawasan
masih dilakukan Distamben Bangka, pihaknya
kerap memberikan teguran kepada
pemilik tambang. Pasalnya, pemilik
tambang agak sedikit nakal yang mana
kurang memperhatikan kestabilan lereng,
âKadang-kadang mereka adalah agak nakal.
Tapi setelah kita kasih tau, mereka
memperbaikinya,â bebernya.
Amir juga mengatakan pihak Distamben
Bangka pernah mewanti-wanti
pemilik tambang untuk berhati-hati dalam
melakukan eksploitasi. Pasalnya, kestabilan
lereng yang dibuat serta kekuatan Dam
yang dibangun dianggap sebagai salah satu
faktor yang dapat merugikan orang lain.
âKalau trapnya ambruk, otomatis yang
jadi korbannya pekerjanya. Kalau Damnya
jebol pasti habis masyarakat disana. Jadi
dua hal itu yang paling utama kami perhatikan
saat itu,â ungkap Amir.
Saat ditanya, hingga saat ini apakah
Distamben Bangka mengetahui penyebab
ambruknya lereng yang dibangun
didalam lokasi tambang. Amir menjawab
tidak mengetahui hal itu, karena bentuk
pengawasan pertambangan tersebut kini
kewenangan Distamben Provinsi, âKami
tidak bisa melihat kesana, masuk tidak
boleh karena tidak diajak orang Provinsi.
Jadi, kami tidak ingin berandai-andai untuk
hal ini,â pungkasnya.
Kecelakaan tambang menimpa seorang
operator Eskavator bernama Suherwin
alias caca (38) warga komplek Perumahan
Pemali Kabupaten Bangka, pada
Minggu (21/6) sekitar pukul 23.00 WIB.
Caca yang terkubur berikut PC hingga kini
masih terjebak di dalam
lumpur kedalaman kurang
lebih 30 meter. Korban
saat itu sedang melakukan
aktivitasnya pada malam
hari. Tiba-tiba lumpur
yang bercampur air di atas
tepat dirinya bekerja longsor.
Pihak
Kepolisian sejauh
ini sudah memeriksa
sebanyak 5 orang
pekerja PT Putra Tonggak
Samudra (PTS) yang
merupakan rekan kerja
korban. Memasuki hari
empat pencarian korban,
Rabu (24/6) kemarin,
turut melibatkan Basarnas
Kepulauan Bangka Belitung,
pihak perusahaan,
Polres Bangka, Polsek
Pemali dan juga Badan
Nasional Penangulangan
Bencana (BNPB) Provinsi
Kepulauan Bangka Belitung.
(ian)
Sekolah Tidak Diperbolehkan
Minta Pungutan ke Orangtua
Padli: Jangan Buat Aturan Sendiri
KORAN BABEL -Masih
adanya laporan
mengenai pungutan di
sekolah-sekolah dalam
penerimaan siswa
baru, membuat Kepala
Dinas Pendidikan Kabupaten
Bangka, Padli
berang. Bahkan dirinya
menurunkan tim ke
lapangan untuk memantau ke sekolah-sekolah.
Padli
meminta agar Kepala Sekolah
maupun Guru dapat menjaga citra baik
nama sekolah dan Dinas Pendidikan,
âSaya tidak mau lagi mendengar adanya
laporan mengenai keluhan orang tua wali
murid yang keberatan adanya pungutan di
sekolah-sekolah. Makanya saya turunkan
tim untuk mengecek, dan jika memang
ditemukan adanya pungutan, maka Kepala
Sekolah maupun Guru akan ditindak tegas,â
ungkap Padli ketika ditemui di ruang
kerjanya, Rabu (24/6).
Dijelaskannya bahwa Dinas Pendidikan
sudah memperingatkan dan sudah
sering memberi informasi kepada para
Kepala Sekolah, maupun Guru untuk tidak
membebani orang tua wali murid dengan
sumbangan ataupun pungutan-pungutan
diluar ketentuan. Hal ini karena sudah ada
anggaran melalui Bantuan Operasional Sekolah
(BOS) kepada sekolah yang ada.
âKita harus mengerti bahwa kondisi
ekonomi kita sekarang dalam posisi morat-marit
dan banyak keperluan bagi orang
â..banyak keperluan
bagi orang tua wali
murid untuk keperluan
lain, seperti persiapan
lebaran dan yang lain.
Jadi seyogianya jangan
membebani wali
murid dengan pungutan-pungutan
diluar
ketentuan. Toh sudah
ada dianggarkan di
dana BOS.â
tua wali murid untuk keperluan lain, seperti
persiapan lebaran dan yang lain. Jadi
seyogianya jangan membebani wali murid
dengan pungutan-pungutan diluar ketentuan.
Toh sudah ada dianggarkan di dana
BOS,â ujar Padli.
Ditambahkannya, kedepan tantangan
dunia pendidikan semakin berat
dan hendaknya pemangku kepentingan di
sekolah tidak membuat hal-hal yang pada
akhirnya melenceng dari tujuan utama
pendidikan yakni mencerdaskan anak didiknya.
Mengenai
persoalan seragam sekolah
bagi siswa, baik itu seragam harian,
seragam batik maupun pakaian olahraga,
ujar Padli, hal ini hendaknya dikomunikasikan
dengan benar dan
jangan sampai memunculkan
persoalan dikemudian
hari.
âBagaimana teknisnya
itu berembug dengan
Komite dan saya tidak mau
mendengar adanya Kepala
Sekolah maupun Guru sibuk
berebut pengadaan
seragam sekolah. Saya ingatkan
jangan main-main
dengan membuat aturan
sendiri yang tidak sesuai
dengan ketentuan,â tegasnya.
Padli
menegaskan,
bagi sekolah yang tidak
mengindahkan ketentuan
yang sudah dikeluarkan
oleh Dinas Pendidikan
akan dikenakan sanksi,
âTolong jaga nama baik
Dinas Pendidikan dan juga
sekolah masing-masing,â
tandasnya.
Diingatkan bahwa sebagai
Kepala Sekolah,
Guru, sudah ada sumpah
janji dan jabatan. Tentunya
mereka ini memegang
janji dengan teguh dan
kalaupun sampai sumpah
dilanggar, sanksinya lepas
jabatan dan susah naik
pangkat. (tom)
Joko Widodo meminta BUMN
dan swasta untuk mengendalikan
timah ilegal di pasar
dunia, agar harga komoditas
tambang tersebut kembali
membaik, âMemang terlalu
banyak timah ilegal, dan harus
dikendalikan, sehingga timah
yang membanjiri pasar dunia
betul-betul timah legal,â kata
Presiden saat berkunjung ke
pabrik pengolahan bijih timah
di kawasan industri Ketapang
Kota Pangkalpinang, Minggu
(21/6).
âDi sana (Babel) mah
parah. Kita bisa identiî¿îîîî
îî îîîîîîîîî î®îîî
bisa deteksi pelanggarannya,
dan kita bisa
proses hukum.â
Untuk mengendalikan timah
ilegal tersebut, kata dia,
tambang-tambang rakyat harus
dikelola dan dibina oleh PT
Timah Tbk selaku BUMN dan
perusahaan timah swasta, serta
harus ada regulasi yang dibenahi
dan penyelesaian masalah
di lapangan yang harus diselesaikan
dengan baik.
Saat ini, kata Presiden,
penyelundupan dan kebocoran
timah ilegal ke berbagai
negara sangat luar biasa, sehingga
harga timah mengalami
penurunan yang cukup tinggi.
Untuk menjadikan Indonesia
sebagai penentu harga dunia,
penyelundupan dan kebocoran
timah ini harus segera diatasi
dan diselesaikan.
Sementara itu, Menteri
Kehutanan dan Lingkungan
Hidup, Siti Nurbaya menyoroti
kerusakan lingkungan
di Kepulauan Babel saat ini.
Kondisi tersebut akibat maraknya
penambangan timah ilegal
yang makin merajalela dan
berlangsung puluhan tahun.
âDi sana (Babel) mah parîîî
î®îîî îîîî îîîîîîî¿îîîî îî
lapangan. Kita bisa deteksi
pelanggarannya, dan kita bisa
proses hukum,â ujar Siti Nurbaya
di Istana Negara, Selasa
(23/6) dikutip energitoday.
Menurut Siti, salah satu
kerusakan lingkungan yang
nampak di depan mata adalah
rusaknya hutan mangrove, karena
aktivitas penambangan ilegal,
âJadi yang diobok-obok itu
ya mangrove. Para penambang
yang merusak sudah pasti kena
Undang-Undang Lingkungan.
Kemarin kita sudah proses hukum
yang di Bangka Barat. Itu
tindakan pidana, itu kan kerusakan
hutan dan lingkungan, selama
ini kan itu terlalu lama dibiarkan,â
tutupnya. (bbs/mur)
Batu Sulaiman Motif Kepala Bayi
KORAN BABEL -- Batu
mulia dan batu akik tidak habis-habisnya
menjadi perbincangan
semua kalangan masyarakat.
Tak terkecuali Camat
Lubuk Besar, Jauhari,S.H.
Bahkan, Jauhari mengaku
memiliki Batu Sulaiman dengan
motif kepala bayi.
âBatu Sulaiman yang saya
punya ini pemberian dari salah
satu teman, menurutnya saya
cocok pakai batu tersebut,â
kata Jauhari kepada KORAN
BABEL, Rabu (24/6).
Jauhari mengungkapkan
batu yang ia miliki ini sangat
unik, sebab di dalam batu ada
motif kepala bayinya, âSaat saya
berikan cahaya menggunakan
senter, corak motif kepala bayi
tersebut semakin jelas,â ulasnya.
Saat disinggung apakah
batu tersebut sudah ada yang
menawarnya, Jauhari dengan
tersenyum sembari mengaku
sudah banyak yang menawar
namun dirinya belum mau jual,
âBelum ada jodohnya saja, siapa
tau kedepan ada jodohnya
yang beli. Kemarin ada yang
nawar diatas angka Rp5 juta,
âBelum ada jodohnya
saja, siapa tau kedepan
ada jodohnya yang
beli. Kemarin ada yang
nawar diatas angka Rp5
juta, namun saya masih
pingin pakainya sehingga
tidak jadi dijual.â
meskipun berkembang mitos
batu Sbisa membuat seseorang
yang menggunakannya semakin
berkharismatik.
namun saya masih pingin pakainya
sehingga tidak jadi dijual,â
ungkapnya.
Jauhari mengatakan batu
Sulaiman ini ia gunakan unîîî
îîîîîîîî¿îîî îîîîîîîîîîîî
âAsyik-asyik aja pakai
batu Sulaiman ini, saya sendiri
merasa tidak ada hal-hal
yang berbeda pada diri saya.
Namun, saya hanya merasa
bersemangat setelah melihat
keunikan batu ini, itu saja tidak
ada yang lain-lain. Kalau kita
percaya hal-hal lain, nanti syirik
pula,â pungkasnya. (ron)
×	Ú 7cassandra://r2arPneXcOI1FsP58HHA0yz6utT4RjSbIrIhwS206zAÍ#ðÍ`ÌÍ ×U.ä7Ìž£Ë¡7×U.ä7Ìž£Ë¡6ÍëÍ
Ž×C×   ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://lQY8ZUb81H5e-iMFljyJABQY06gqJhHbT3785VLLSHIÎ 	8Í`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://eSqB5AetD0L70jdukGdmA1n9XHhpX3h5WQ-ZkV1iMZ0Í!$Í`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://xMnJoTNH0BE0uIvuNhICpEVWOY0dEqiZRCHxy1-SYf0Î l@ÍÍ Í0Íñ×U.å7Ìž£Ë¡:× Ív ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://lp2FAOPJ6O7lly1usQlU1Wq6_azyJCQ90zjaGB58SsMÎ ¥Í`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://3AnSkfGK2GDsel1orRVDBRGuUag3jH18FF_G49OpguMÍ+Í`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://3QnWkgHBywE5YsYaYBA68iWRejjrgKuMNFr3_wPLYgIÎ ¬«Í Í0Íñ×U.æ7Ìž£Ë¡;× ×U.æ7Ìž£Ë¡@ ÍµÍ5O9×H«http://S.Ag××Ð×EÚ9à4 G VERNMENT
Bela Gubernur
KAMIS 25 JUNI 2015
Dewan Desak Gubernur
Ganti Sekda Babel
Didit Dituding Keluar
Dari âQodratnyaâ
KORAN BABEL -- Setelah Ketua DPRD
Provinsi Babel, Didit Srigusjaya bersuara
lantang membela Gubernur Kepulauan
Babel, Rustam Effendi terkait pernyataan
Mahasiswa. Kini giliran Joni Iskandar,
pengurus cabang PMII Bangka menguding
pernyataan Didit sudah melenceng dari
âQodrat-nyaâ sebagai Ketua Legislatif.
âJika mau membela Gubernur saya
kira tupoksi sebagai Ketua DPRD salah
digunakan. Kalau begitu kenapa tidak
merangkap jadi Advokad saja,â tegas Joni.
Joni mengatakan, seharusnya Didit
tidak perlu emosional dan jangan mudah
tersinggung. Karena tugas dewan adalah
menampung aspirasi masyarakat,
âSikap yang sensitif itu seharusnya disaat
ada kebijakan-kebijakan pemerintah yang
merugikan masyarakat bukan sebaliknya.
Gubernur dikritik kok DPRD yang pasang
badan?, sungguh lucu,â cetusnya.
âPerlu diketahui wahai Ketua DPRD
Didit Srigusjaya yang terhormat, kami
dalam hal menyampaikan aspirasi tidak
berkepentingan apapun. Dari dulu sampai
sekarang kami-kami mahasiswa ingin
kebaikan untuk Provinsi ini. Kami juga
mengkritik seorang pemimpin kami, jika
tidak siap atau tidak mau dikritik, saya kira
jangan menjadi pemimpin apa lagi seorang
Gubernur atau Ketua DPRD,â ujarnya.
Apa yang dilontarkan Didit, menurut
Joni tidak beralasan, âJangan-jangan yang
tendensius itu Didit sendiri yang membela-bela
Gubernur, untuk kepentingan pribadinya
ke depan,â tukasnya.
Ia memaparkan persoalan ekonomi
di Negeri Serumpun Sebalai ini memang
sudah menjadi tanggungjawab seorang
pemimpin, bagaimana mencari solusi
supaya keluar dari cengkeraman kesengsaraan
krisis ekonomi. Menurutnya,
semua pun tahu permasalahan ekonomi sekarang
bukan hanya di Babel, tetapi bukan
âSikap yang sensitif itu seharusnya
disaat ada kebijakan-kebijakan
pemerintah
yang merugikan masyarakat
bukan sebaliknya. Gubernur
dikritik kok DPRD yang pasang
badan?, sungguh lucu.â
itu yang ditunggu, melainkan adalah solusi
cerdas dari pemimpin untuk keluar dari
kesengsaraan, âSaya kira sangat mustahil
tidak punya solusi untuk mengatasi harga
Karet, Sawit dan lainnya,â sebutnya.
Persoalan menyangkut PLTN juga
disoroti oleh Joni, âKalau Dia (Didit
-red) setuju, maka harus siap juga untuk
berdomisili di sekitaran PLTN jangan
masyarakat dikorbankan demi kepentingan
kelompok mereka bukan masyarakat
luas,â tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, pentolan PDI
Perjuangan yang juga Ketua DPRD Babel,
Didit Srigusjaya menyoroti aksi puluhan
mahasiswa yang menuntut Gubernur
Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Rustam
Effendi untuk turun dari jabatannya
dalam aksi unjuk rasa bertepatan dengan
kedatangan Presiden Joko Widodo ke Pulau
Bangka dua hari lalu.
Sebagai Ketua Dewan Kehormatan
DPD PDIP Provinsi Babel, Didit langsung
îîîîîîîîîî¿îîîî îîîîîîîî îîîîîîî îîîîîîî
yang dimuat beberapa media lokal. Kepada
wartawan, Senin (22/6) kemarin, Didit
menyesalkan bahwa permasalahan yang
terjadi di Bangka Belitung ditujukan hanya
kepada Gubernur Babel semata.
âApa yang dilakukan Gubernur adalah
kolektif, yaitu bersama Wakil Gubernur,
DPRD dan juga Kepala SKPD. Persoalan
ekonomi, ini permasalahan dunia, bukan
hanya Bangka Belitung,â ujar Didit.
Ia menambahkan, terkait persoalan
harga timah, Didit mendengar sendiri dari
Gubernur, bahwa telah menyampaikan
usulan-usulan kepada pihak Kementerian
Perdagangan Luar Negeri terhadap harga
timah yang menurun.
âGubernur sangat keras terhadap adanya
satu bursa, seakan-akan satu bursa dapat
mendongkrak harga. Ini menjadi sebuah
pertanyaan kenapa semua disalahkan kepada
Gubernur? Saya dengar tadi Pak Gubernur
sudah menyampaikan usaha-usaha pemerintah
daerah dan DPRD, terhadap satu bursa
ini. Gubernur ingin meningkatkan harga timah,
namun ini ditentukan dunia bukan pemerintah
daerah,â imbuh Didit.
Terkait permasalahan harga karet,
dikatakan Didit juga merupakan permasalahan
dunia saat ini, âNah, harga sawit,
Gubernur sudah berkali-kali memanggil
pengusaha-pengusaha pabrik sawit agar
konsisten tentang harga tandan buah segar
yang harus dibeli sesuai dengan peraturan
gubernur. Akan tetapi dasar pengusaha-pengusahanya
yang tidak mau
mematuhi itu. Gubernur melalui Assisten
II juga telah menyampaikan agar pengusaha
membeli itu sesuai dengan peraturan
gubernur,â jelasnya.
Sedangkan mengenai pernyataan Joni
Iskandar menurut Didit, jika merasa kecewa
dengan pemerintah daerah dinilainya
sah-saha saja. Namun jika sudah bermuatan
politis, tentunya tidak bisa dibiarkan.
âKalau merasa kecewa sah-sah saja.
Tapi kalau ini sudah masalah politis, kami
dari PDI Perjuangan sangat menyayangkan,
seakan-akan ini ada tendensius, ini
îîîî îîîî îîîîîî¿îîîîî î³îîîîîîîîî îîîîîî
sudah berbuat banyak untuk meningkatkan
perekonomian di Bangka Belitung,â
tutupnya. (to)
Tunggakan Pelanggan PAM
Basel Mencapai Rp113 Juta Lebih
Bentuk Tim Kolektor Tagih Tunggakan
KORAN BABEL -- Unit Pelaksana
Teknis (UPT) Pengelolaan Air Minum
(PAM) Kabupaten Bangka Selatan berencana
membentuk tim penagihan. Hal itu
mengingat banyaknya pelanggan PAM di
kabupaten setempat yang nunggak iuran
bulanan.
Kepala UPT PAM Basel, Evi Sastra
mengutarakan, bahwa pada tahun 2014
per 31 Desember, jumlah tunggakan PAM
Basel mencapai Rp.113.552.250, âUntuk
tahun ini (2015-red) sudah ada yang bayar
tapi masih banyak yang nunggaknya,â ungkap
Evi Sastra, Selasa (23/6) kemarin.
Cukup besarnya tunggakan tersebut,
PAM Basel akan membentuk tim untuk
âNamun masih kita berikan toleransi
sampai sesudah lebaran,
lagian PAM sifatnya pelayanan
îîîîî îîîî¿î îîîîîîîî îîîî îîîîî
kita berikan toleransi.â
menyelesaikan tunggakan masyrakat,
âTim semacam kolektor lah untuk menagih
ke rumah-rumah,â tutur Evi.
Disampaikannya, rata-rata pelanggan
menunggak sudah tiga bulan dan secara
aturan kata Evi, PAM seharusnya sudah
melakukan pemutusan, âNamun masih
kita berikan toleransi sampai sesudah lebaran,
lagian PAM sifatnya pelayanan buîîî
îîîî¿î îîîîîîîî îîîî îîîîî îîîî îîîîîîî
toleransi,â ucapnya.
Evi mengimbau kepada pelanggan
PAM yang masih menunggak pembayaran
untuk melakukan pembayaran sebelum
dan maksimal selesai lebaran Idul Fitri
mendatang, âMasyarakat silahkan datang
langsung ke UPT PAM dan jadwal buka
diperpanjang sampai pukul dua siang yang
mana sebelumnya sampai pukul sebelas
siang,â imbuhnya.
Evi menambahkan, bahwa saat ini pihaknya
melayani 1.802 pelanggan, namun
PAM baru mampu melayani pelanggan di
dalam kota Toboali saja. (ton)
Pastikan Mudik Aman
Dewan Berangkat ke Jakarta
KORAN BABEL -- Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan
Bangka Belitung (Babel), berkeinginan
warga perantau asal Bangka dan Belitung
terjamin saat melakukan âritualâ tahunan
mudik lebaran Idul Fitri.
Guna mendapat gambaran kesiapan
jalur transportasi mudik lebaran itu,
Komisi III akan mendatangi kantor pusat
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni)
dan Kementerian Perhubungan. Anggota
Komisi III, Aksan Visyawan mengatakan
hal tersebut Rabu (24/6) sore kemarin.
Menurut
Aksan, Dewan perlu
mendapat gambaran kesiapan jalur trasportasi
dan armada dari luar ke Bangka
dan Belitung, minimal saat H -7, âBesok
(Kamis) sampai Sabtu kita agendakan ke
PT Pelni dan Kementerian Perhubungan di
Jakarta,â katanya.
Setelah mendatangi PT Pelni dan
Kemenhub, menurut Aksan akan tergambar
kesiapan sarana dan prasarana
untuk pemudik tujuan Bangka dan Belitung,
âKita ke Pelni dan Kementerian
Perhubungan ini untuk memastikan persiapan
sarana dan prasarana mudik agar
jangan menjadi permasalahan,â paparnya.
Dari
pertemuan di dua tempat tersebut,
Komisi III akan dapat gambaran data
pemudik, kesiapan alat transportasi laut
dan udara. Maupun kemungkinan pemudik
menggunakan kendaraan pribadi.
âDari sana nanti kita tahu berapa kali
îîîîîîîîîî îîîîî îîîîî îîî îîîîîî îîîîî
tidak. Ini bukti kita perduli dengar rakyat
baik rakyat kita yang di perantauan juga
kita pikirkan,â terang Aksan. (jar)
KORAN
BABEL
-- Seluruh
fraksi-fraksi
di DPRD
Provinsi
Kepulauan
Bangka
Belitung,
sepakat
agar Gubernur Kepulauan
Bangka Belitung Rustam Effendi
segera mendepak Sekda
(Sekretaris Daerah) Syharuddin.
Munculnya desakan
ini, berkembang dari pandangan-pandangan
seluruh fraksi
dan komisi saat digelarnya
Rapim (Rapat Pimpinan) Selasa
(23/6) lalu.
âKita mempertanyakan kinerja
Sekda dan staf Gubernur,
yang dinilai kinerjanya kurang
baik, termasuk adanya desakan
untuk mengganti Sekda,â ujar
Wakil Ketua DPRD Babel
Amri Cahyadi kepada sejumlah
wartawan, di ruang kerjanya,
Rabu (24/6) kemarin.
âSelama ini, kita sampaikan
kinerja kepala dinas
yang kurang baik ke media,
kalau kemarin langsung sama
User-nya (Gubernur-red). Sorotan
kita mengacu pada LHP
BPK dan juga tidak tercapainya
target yang seharusnya
dapat dicapai sesuai dengan
âKita mempertanyakan
kinerja Sekda dan
staf Gubernur, yang
dinilai kinerjanya
kurang baik, termasuk
adanya desakan
untuk mengganti
Sekda.â
visi misi gubernur. DPRD
benar, sudah menyoroti kinerja
Sekda, tujuannya positif
untuk pembenahan. Kita berharap,
upaya Gubernur dapat
terealisasi. Dan staf yang tidak
bisa lagi melakukan perbaikan,
beliau setuju untuk
diganti ataupun di-Rolling,â
jelas Amri.
Sebelumnya, dalam Rapim
fraksi dan komisi DPRD
dengan Gubernur Babel,
juga membahas solusi untuk
meningkatkan perekonomian
Babel.
âDPRD mempertanyakan
perekonomian Babel yang
turun dan mempertanyakan
tindakan-tindakan ataupun
upaya yang bakal dan sudah
dilakukan Gubernur untuk
mengatasi ini. Gubernur mengatakan,
telah berupaya dan
telah berkoordinasi dengan
stafnya dan juga sudah menyampaikan
langsung kepada
bapak Presiden saat berkunjung
kesini. Beliau (Gubernur)
menyampaikan, lemahnya
perekonomian, tidak hanya di
Babel tapi sudah secara global.
Beliau sudah berkoodinbasoi
dengan SKPD yang berkaitan
dengan ekonomi. Baik itu
DKP, PPKAD, Bappeda, Disperindag
dan lainnya, agar pro
aktif mengangkat sektor perekonomian
kita,â tutur Amri
menceritakan hasil Rapim saat
itu.
Terkait soal menaikkan
harga karet, Gubernur Rustam,
kata Amri, sudah berupaya
melakukan upaya-upaya untuk
perbaikan ekonomi. Selain itu
jelas Amri, Gubernur Babel
menjelaskan akan mengembangkan
pelabuhan di Bangka
dan Belitung, agar mudah dalam
pendistribusian barang-barang.
âInvestor
juga diharapkan
dapat berinvestasi di Babel.
Kita sudah melakukan fungsi
pengawasan dan Gubernur
sudah berkomitmen untuk menaikkan
perekonomian. Kita
sadar tidak instan. Kalau terobosan
yang disampaikan Gubernur
kepada DPRD itu baik
dan kita harus dukung. Kita
tunggu hasil komitmen Gubernur,â
pungkasnya. (jar)
Lakukan Pendekatan
Emosional ke Siswa
KORAN BABEL -- Kementrian
Agama (Kemenag)
Bangka Tengah (Bateng) meminta
tenaga pendidik atau
Guru Agama Islam melakukan
pendekatan dengan siswanya
secara emosional, apalagi
para guru yang telah mengikuti
Emotional Spiritual Quotient
(ESQ).
Kepala Kemenag Bateng,
Ruslan,S.Ag mengatakan tahun
2015 ini ada 30 orang
tenaga pendidik yang diikuti
Training ESQ. Harapannya
tenaga pendidik tersebut
mendapatkan pencerahan dari
narasumber.
î³î¶îîîî îîîîîîîîî îîîî¿îîî
îîîîî îîîî î¿îîî îîîî îîîîîni,
namun paling utama sebenarnya
kita harus sehat secara
rohani terlebih dahulu. Karena
sebagai tenaga pendidik, kita
diminta melakukan pendekatan
secara emosional sehingga
anak didik mengerti apa yang
disampaikan dalam proses belajar
mengajar,â kata Ruslan
kepada KORAN BABEL,
Rabu (24/6).
Ia mengungkapkan kegiatan
ESQ sudah 3 kali dilakukan
pihak Kemenag Bateng,
sebelumnya peserta ESQ keluar
daerah namun tahun ini
narasumber datang ke kantor
Kemenag Bateng, âSelain
efektif anggaran, apa yang
diserap selama training ESQ
îîîîîîî îîîîî îîîîî îîîî¿îîî
macam-macam lagi,â katanya.
Dia
berharap tenaga pendidik
yang mengikuti ESQ dapat
menyampaikan ilmu pengetahuannya
ke tenaga pendidik
lain. Sehingga terjadi pemerataan
dalam mendidik anak
yang baik dan benar.
âTahun depan kegiatan
ESQ sendiri akan tetap dilakukan,
pesertanya tenaga pendidik
yang belum pernah mengikuti
ESQ bekerja sama dengan
Hendy Kurnia,â pungkasnya.
(ron)
BAP DPD RI Tidak
Mencari-cari Kesalahan LHP
KORAN BABEL -- Badan
Akuntabilitas Publik (BAP)
Dewan Perwakilan Daerah
(DPD) RI berjanji tak akan
mencari-cari kesalahan Laporan
Hasil Pemeriksaan (LHP)
Pelaksana Keuangan APBD
tahun 2014. Pasalnya, BAP
hanya melakukan penelaahan
dan menindaklanjuti LHP
BPK yang terindikasi merugikan
negara dan pengaduan
masyarakat terkait dugaan
tindak korupsi.
Ayi Hambali Ketua Tim
BAP DPD RI mengatakan,
selain memiliki fungsi pertimbangan,
tim yang dibentuk
DPD RI ini menjalankan
fungsi pengawasan. Usai
BPK melakukan pemeriksaan
dan menghasilkan LHP, selanjutnya
BPK memberikan
hasil laporan tersebut kepada
DPR RI, DPD RI dan DPRD
provinsi untuk menindaklanjuti.
âTim
BAP akan melakukan
penelaahan dan menindaklanjuti
LHP BPK yang terindikasi
merugikan negara dan
menampung, menindaklanjuti
pengaduan masyarakat
terkait dugaan korupsi dan
maladministrasi,â ungkapnya
di ruang rapat Tanjung Pesona,
Kantor Gubernur, Senin
(22/6) lalu.
Setingkat kementerian
dan lembaga, fungsi pengawasan
dilakukan DPR RI. Ia
menambahkan, sedangkan
untuk pemerintah daerah
baik tingkat provinsi/kabupaten/kota,
fungsi pengawasan
dilakukan DPD RI
sebagai perwakilan daerah
sesuai dengan keterwakilan.
Ini sifatnya melekat langsung
dengan rakyat, tanpa melalui
sekat atau partai politik.
âKami tidak akan berusaha
mencari-cari kesalahan.
Kami hanya ingin membantu
pemerintah daerah, bagaimana
menindaklanjuti apa yang
sudah dilaporkan BPK. Sehingga
entitas yang diperiksa
BPK, opininya meningkat,â
harap Ayi.
Lima tahun belakangan
ini, pengelolaan keuangan
Pemerintah Provinsi Kepulauan
Bangka Belitung masih
mendapatkan opini wajar
dengan pengecualian (WDP).
Menurut Ayi, ini dapat
memotivasi pemerintah daerah
untuk menaikkan opini
menjadi wajar tanpa pengecualian
(WTP), âSegera atasi
perbedaan antara Pemendagri
dengan SK atau peraturan
BPK,â tegasnya.
Budiman Ginting Asisten
II bidang Ekonomi dan
Pembangunan Setda Provinsi
Kepulauan Bangka Belitung
mengharapkan, seluruh LHP
yang belum ditindaklanjuti
pemerintah daerah, segera
mendapatkan telaah komprehensif
dari Tim BAP DPD
RI. Adanya kegiatan ini dapat
memperoleh pandangan-pandangan
komprehensif seputar
hasil pemeriksaan BPK, âIni
ditindaklanjuti bersama-sama
untuk mencapai hasil terbaik,â
harapnya. (hms)
×	Ú 7cassandra://eSqB5AetD0L70jdukGdmA1n9XHhpX3h5WQ-ZkV1iMZ0Í!$Í`ÌÍ ×U.æ7Ìž£Ë¡<×EÚ #INTERNATI NAL 5
KAMIS 25 JUNI 2015
×	Ú 7cassandra://3AnSkfGK2GDsel1orRVDBRGuUag3jH18FF_G49OpguMÍ+Í`ÌÍ ×U.æ7Ìž£Ë¡=×U.æ7Ìž£Ë¡<ÍëÍ
Ž×C×   ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://Afz9vlma4RdBPOCXbRXPM2CuPFDx0P290xNTQha-nUkÎ 	YªÍ`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://mRRKaVL8i6w6o3cwFA4Elr6-OEWz3K31ol_nR6iCzWAÍ(öÍ`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://N2Rnhi-NxUA2RswfcVVW0tcfF3NOT8TQqKrsAbm60uQÎ bÍ Í0Íñ×U.î7Ìž£Ë¡A× Ív ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://UN9mvzTloXzALhFiGXZmvBShbZDV7ei8qi3yxfAunxUÎ îÍ`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://1JH-HllgxCl-PadzGEd-0dBwknTkTa2jH61IIg4ivx8Í&ÑÍ`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://Udl6ry5OYWuABx33JI8nUlTZBby4USB8uks0YFqR3dYÎ ÒqÍ Í0Íñ×U.î7Ìž£Ë¡B× ×U.ñ7Ìž£Ë¡J ÍÍìÌþ9×H¹http://www.koranbabel.com××Ð× ×U.ñ7Ìž£Ë¡I ÍÙÍû_9×H®http://Pros.Ad××Ð× ×U.ñ7Ìž£Ë¡H Í	Í¬b9×H®http://Pros.Ad××Ð×EÚKomunitas Pelangi
6
KAMIS 25 JUNI 2015
î³îîîîîîî î³îîîîîîîîîî î«îîîî î¶îîîîîîîîî
î³îîîîîî îîîî îîîîî îµîîîî î§îîîîîîî
Sugeng Prananto Resmikan Kantor Sekretariat Perhakin Singkawang
South East Asia Dance Troupe dan Sekolah Pahoa Indonesia Jalin Kerjasama
Membina Generasi Baru Guru Tari
×	Ú 7cassandra://mRRKaVL8i6w6o3cwFA4Elr6-OEWz3K31ol_nR6iCzWAÍ(öÍ`ÌÍ ×U.î7Ìž£Ë¡C×EÚBISNIS
RABU 24 JUNI 2015
Banjir Hadiah di Program Ramadhan Honda
Lomba Menghias Gapura Berhadiah Jutaan Rupiah
KORAN BABEL -- Di bulan
Ramadhan yang penuh berkah,
Honda menyelenggarakan
dua program berhadiah. Safari
Ramadhan dan Kampung Ramadhan.
Pemenang kedua program
dari Asia Surya Perkasa
Honda ini akan berkesempatan
mendapatkan pengalaman dinner
(makan malam) bersama
JKT 48 sebagai brand ambasador
Honda Beat serta uang tunai
jutaan rupiah.
Program Safari Ramadhan
berisikan kegiatan road show,
lomba pukul bedug, lomba
î§îî îŠîîîîî îîîî îîîîîîî îîî
pemberian santunan kepada 50
orang anak yatim.
âProgram Safari Ramadhan
akan kita laksanakan di
empat kota. Agenda pertama
akan dimulai dari
Toboali
tanggal 26 Juni 2015 ini, selanjutnya
di Muntok, Koba
dan terakhir Pangkalpinang,â
jelas Yudika staff Promosi ASP
Honda, Rabu (24/6).
Hanya ada dua pemenang
beruntung yang mendapatkan
tiket ke Jakarta untuk
dinner bareng bersama JKT
48 pada Program Safari Raîîîîîîî
îŠîîîîîîî îîîîîîîî
yang membeli motor Honda
saat event berlangsung akan
mendapatkan kupon yang akan
diundi.
Selanjutnya pada periode
yang sama, Program Kampung
Ramadhan pun berjalan dengan
mengusung tema âMenghias
Kampungâ.
âKampung Ramadhan menâProgram
Safari Ramadhan
akan kita laksanakan
di empat kota.
Agenda pertama akan
dimulai dari Toboali
tanggal 26 Juni 2015 ini,
selanjutnya di Muntok,
Koba dan terakhir Pangkalpinang.â
gambil
tema menghias kamîîîîî
îîîî¿îîîîî îî îîîîî îîîîrahan
dan kecamatan khususnya
di Pangkalpinang dan kabupaten
Bangka lainnya. Sistem perlombaannya,
mereka wajib menghias
gapura kampung dengan umbul-umbul
yang identik dengan
Ramadhan dan Honda seperti
acara tujuh belasan,â lanjutnya.
Yudika menambahkan bahwa
bagi rukun, kelurahan dan
kecamatan yang membutuhkan
spanduk dapat difasilitasi
maksimal 4-5 spanduk untuk
tiap rukun kelurahan atau
kecamatan. Pemenang yang
berhasil mengkreasikan hiasan
gapura akan mendapatkan
uang tunai sebesar Rp. 10
juta untuk juara 1, Rp 7,5 juta
untuk juara 2, Rp.5 juta untuk
juara 3, serta Rp.1 juta untuk
juara 4 dan juara 5.
âPendaftaran bisa ke seluruh
dealer Honda di Bangka, mulai
tanggal 1-13 Juli 2015. Tanggal
14 Juli 2015 calon pemenang
program Safari Ramadhan dan
program Kampung Ramadhan
akan diumumkan bersama-sama
îî î¥îîîîî î·îîîî îŠîîîîî îî¥î·îŠîîîŽ
tutupnya. (Pros.Adv/dhi)
Harga Cabai dan Bawang
Kembali Melonjak
KORAN BABEL -- Memasuki
minggu kedua bulan suci
Ramadhan, harga bahan pokok
terus mengalami kenaikan.
Meskipun terdapat pula sejumlah
bahan kebutuhan pokok
lainnya yang turun harga.
Hal ini ditegaskan oleh
Kepala Bagian Perdagangan
Dalam dan Luar Negeri Dinas
Perdagangan, Perindustrian,
Koperasi (Disperindakop) dan
UMKM Kota Pangkalpinang,
Eka Subhi.
Dikatakannya, masalah kenaikan
harga bahan pokok ini
masih termasuk normal dan
standar. Dia juga menyakini
stok bahan pokok yang dimiliki
masih cukup sampai dengan
menghadapi hari raya lebaran
nanti.
âKenaikan harga ini masih
wajar-wajar saja, masih
normatif dan tidak semua bahan
pokok yang mengalami
kenaikan. Stok kita juga masih
cukup untuk beberapa bulan
kedepan,â katanya, Rabu
(24/6) kemarin.
Lanjut Eka, tim pengawas
dari Disperindagkop terus
turun langsung ke pasar, guna
memantau harga kebutuhan
pokok selama bulan Ramadhan
dan menjelang hari raya
nanti, âTim pengawasan kami
âKenaikan harga
ini masih wajar-wajar
saja, masih
normatif dan tidak
semua bahan pokok
yang mengalami
kenaikan. Stok kita
juga masih cukup
untuk beberapa
bulan kedepan.â
setiap dua minggu sekali akan
langsung turun kepasar-pasar
untuk langsung mengecek dan
membandingkan semua harga
bahan pokok. Jadi, kita akan
tahu apa-apa saja yang naik
dan yang turun dan kita juga
bisa mengetahui stok bahan
pangan kita selama Ramadhan
dan menjelang lebaran nantinya,â
jelasnya.
Dia memaparkan, ada beberapa
kebutuhan pokok yang
îîîî îîîîîî¿îîîî îîîîîîî îŠîîîî
Merah Keriting dari Rp 40
ribu/kg naik Rp
41,5 ribu/kg,
îŠîîîî î°îîîî
Biasa Rp 41,5/
kg jadi 42,5/kg,
Bawang Merah
dari 35 ribu/kg
menjadi 36 ribu/
kg.
Sementara
beberapa barang
yang mengalami penurunan
harga, seperti Daging Sapi dari
Rp 110 ribu/kg menjadi Rp
îîî îîîîîîîî îŠîîîî îµîîîî î°îîah
dari Rp40 ribu menjadi Rp
33 ribu/kg.
âHarga Beras tetap stabil
Rp 11 ribu, Gula Pasir Rp
12 ribu perkilo tidak ada kenaikan.
Pokoknya belanjalah
sesuai dengan kebutuhan jangan
menuruti keinginan, itu
salah satu cara menjaga supaya
stok dan harga barang tetap
stabil,â tukasnya. (to)
KORAN BABEL -- 88 Steak
î± îŠîîî îîîîîîîîîîî îîîîî
hemat Ramadhan. Nikmati
paket lengkap untuk berbuka
puasa bersama keluarga
dan handai taulan dengan
harga terjangkau. Hanya
Rp.45.000 porsi untuk satu
orang, pilih paket bukber favoritmu
dari lima paket yang
tersedia atau pilih paket buka
puasa bersama relasi minimal
untuk 15 orang.
Selama bulan puasa, 88
Paket Lengkap Buka
Puasa di 88 Steak N Cafe
îî îîîî î îîîîîîî îîîîîîî
îîîîîî î îîîîîî îîîîîîî
î³îîîî îŠî²î°î¥î² î î îîîî îîîîî
î îîîî îîîî îîî î îîîîîî
î îîîîîîî îîîîîî î îîîîî
îîîîîî îîî î³îîîî îŠî²î°î¥î² î
î îîîî îîîîî î îîîî îîîî îîîîî
î îîî îîî î îîîîîîî îîîîîî î
watermelon jus.
âSemua Paket
free Taâjil, bisa
dinikmati di 88
Steak N Cafe
cabang Jalan
Kapten Munzir
Thalib (kawasan
jualan fusui
depan Lapangan
Merdeka)
maupun cabang
Sparkling
Taste kawasan
Citraland.â
î¶îîîî î± îŠîîî îîîîîîîîîîî
paket seharga Rp.45.000,
lengkap dengan minuman
segar dan lauk pauk. Tersedia
lima pilihan paket yakni Paîîî
îŠî²î°î¥î² îî îîîî îîîîîîîîî
îîîî îîîîî îŠîîîîî î îîîîîîî
îîîî îîîîîî î³îîîî îŠî²î°î¥î²
îî îîîî îîîîîîîîîî îîîîîîîî î îîîîîî î îîîîîîî îîîîîî î
orange
jus,
Paket
îŠî²î° -
î¥î² îî
nasi
îîîîîî
chikâSemua
Paket free Taâjil,
bisa dinikmati di 88 Steak N
îŠîîî îîîîîî î­îîîî î®îîîîî
Munzir Thalib (kawasan
jualan fusui depan Lapangan
Merdeka) maupun cabang
Sparkling Taste kawasan
îŠîîîîîîîîîîŽ îîîî î²îîîî
îî î¶îîîî î± îŠîîîî î¯îîîîîî
Boentoro, Rabu (24/6).
Selain menyediakan paket
berbuka untuk peroranîîîî
îî î¶îîîî î± îŠîîî îîîî
menyediakan Paket Buka
Bersama untuk kalangan
relasi bisnis dan keluarga dalam
jumlah banyak. Terdapat
lima bukber paket yakni Paîîî
îŠîîîî î§îî îîî îîîîî
î îîîîîî î³îîîî îŠîîîî îµîmadhan
untuk 10 orang, Paket
Bukber untuk 15 orang,
dan Paket Bukber untuk 20
orang.
î³îî î¶îîîî î± îŠîîî îîîîliki
kapasitas pengunjung
100-200 orang dan tempat
parkir memadai untuk kendaraan,â
tambahnya.
Bagi Anda yang turut
serta membawa anak-anak
menikmati sajian di 88 Steak
î± îŠîîî îîîîî îîîîî îîîîîtir
apabila anak akan cepat
îîîîîî îî î¶îîîî î± îŠîîî îîîî
bertempat di lokasi strategis
kawasan Alun-alun Taman
Merdeka (ATM) menyediakan
media permainan berupa
stick XBox yang dapat
dimainkan dengan sensor
îîîîîî îîîîî îîîîîîîîî îîîî¿î
(Pros.Adv/dhi)
Kunjungi
Website Kami
www.koranbabel.com
×	Ú 7cassandra://1JH-HllgxCl-PadzGEd-0dBwknTkTa2jH61IIg4ivx8Í&ÑÍ`ÌÍ ×U.î7Ìž£Ë¡D×U.î7Ìž£Ë¡CÍëÍ
Ž×C×   ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://pewtA2UomXogfS7B72jPt29YzvQvkMoZ-3G74kqG7LcÎ 	Í©Í`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://O2yb3usAhAegqO74AdP6UI1c6uqpkBpNf2sPwuJiQLIÍ =Í`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://cLA-fHd8G92c7Hivoy56bLfzYjUQGXAuTGLv7msOASIÎ ùÍ Í0Íñ×U.ï7Ìž£Ë¡G× Ív ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://1bKTIcuVGnJupBU-pzBRzyBPTp16X0HVzkZA9mFNmysÎ 	ÊmÍ`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://KBZ0Tpn92NoZih7dyf5gsh1stvcGcKm4e_Gt3seWIL0Í³Í`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://Mwl3KhRtOqkNqhUGVQETnnJyH7gB6_XmgZfoUyjsr2IÎ ìâÍ Í0Íñ×U.þ7Ìž£Ë¡K×EÚ P LICE LINE
8
POLICE LINE DO NOT CROSS
KAMIS 25 JUNI 2015
POLICE LINE DO NOT CROSS
POLICE LINE DO NOT CROSS
POLICE LINE DO NOT CROSS
×	Ú 7cassandra://O2yb3usAhAegqO74AdP6UI1c6uqpkBpNf2sPwuJiQLIÍ =Í`ÌÍ ×U.þ7Ìž£Ë¡L×EÚ?P LHUKAM
KAMIS 25 JUNI 2015
9
PENGUMUMAN
PT. PERKASA TUNGGAL MANDIRI
JAKARTA BARAT (âPerseroanâ)
î¥îîîî îîîî îîîîîîîîî îîîîîîîîîî
îîî îîîîî îîîî îîî îîîîî îîîîî îîîîîîî
îîîîî îîîîî î³îîîîîîîîî îîîîîîîî
terjadi perubahan pengendalian
îîîî î³îîîîîîîîî
î®îîîîîîîî îîîîîîîîîîî îîîîîî îîîîîîîî
îî î­îîîî î®îîîî î±îîîî îîîî îµîîîî
î·îîîîîîî îîµî·îîîîî îµîîîî îºîîîî
îîµîºî îîîî î®îîîîîîîî î³îîîîîîîîî
î®îîîîîîîî î·îîîîîîîîî î­îîîîîî î¥îîîî
îîîîîîîîîîîîîîîîîî îî îîîî îîîîî
îîîîîîîîîî îîîî
î­îîîîîîî
Direksi Perseroan
×	Ú 7cassandra://KBZ0Tpn92NoZih7dyf5gsh1stvcGcKm4e_Gt3seWIL0Í³Í`ÌÍ ×U.þ7Ìž£Ë¡M×U.þ7Ìž£Ë¡LÍëÍ
Ž×C×   ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://6iUzMC8Xl59u2Fq1BeRmaOFdKrauHWDBeDx1D0l9c2MÎ Ò¹Í`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://S_AWCCsFfGZTjXkoM8rlq9Ef740Rmv4LHKMyDVPsbrkÍ*yÍ`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://XkorH8NCpR1ahkW71DEn31oIT3MyUkhARjYCQ0eKsbAÎ Ç;Í Í0Íñ×U/7Ìž£Ë¡R× Ív ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://T1y_GbdZsm0YA2uL4TpGQzV4_dte5g-tGVXUoggyqLUÎ 
',Í`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://5_eqvVrsj4hw-WLaWChE31jK-ED1xf9MNfIaqBkZ_DIÍNÍ`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://-CshusO22ZlYGNQ7q0qPKnF9hVitJd5ftpsPJ3ECqawÎ vtÍ%ôÍ Í0Íñ×U/7Ìž£Ë¡S× ×U/	7Ìž£Ë¡X Í^Í'ÍÉ!9×H¹http://www.koranbabel.com××Ð×EÚXKAMIS 25 JUNI 2015
î³îîîîî îîî î§îîîîîîî î³îîîîîîîîîî îîîî î°îîîî
î¥îîîîîîîî î®îîîî î¶îîî î¥îîîîî îîî î¬îîîîîîîî
Sushi Kiosk Kini Hadir dengan Konsep âGrab & Goâ
Kunjungi Website Kami
www.koranbabel.com
×	Ú 7cassandra://S_AWCCsFfGZTjXkoM8rlq9Ef740Rmv4LHKMyDVPsbrkÍ*yÍ`ÌÍ ×U/7Ìž£Ë¡T×EÚJmConnection
KAMIS 25 JUNI 2015
WPR
masukan daerah dan negara.
(BACA; EKS PT KOBA TIN
DISERAHKAN KE PEMDA)
âMengenai WPR masih terkendala
oleh regulasi. Ketika
Pak Presiden Jokowi bertanya
soal pelibatan masyarakat,
kita sudah jelaskan rakyat bisa
menambang di IUP PT Timah
dengan Bapak Angkat CV agar
memenuhi ketentuan penggunaan
alat berat dan administrasi
pajak dan ketentuan lainnya.
Di IUP itu rakyat bisa menambang,
Sekarang ini rakyat yang
terlibat di penambangan darat
3.700 masyarakat, Total dengan
penambangan laut 5.300
orang,â papar Sukrisno.
Sukrisno memberi masukan
tentang regulasi Wilayah Pertambangan
Rakyat sekiranya
diterbitkan Peraturan Presiden;
Bagaimana reklamasi, format
Bapak Angkat dan lain-lain.
Menjawab lamanya Pt Timah
dalam hal pembayaran, Sukrisno
mengatakan, âKepada Presiden
saya katakan empat hari
karena harus ada pengurusan
pajak, proses laboratorium untuk
menentukan kualitas timah,
berita acara sesuai ketentuan,â
papar Sukrisno.
Hidupkan Tambang
Rakyat
Sebelumnya Gubernur
Kepulauan Bangka Belitung
Rustam Effendi kembali menegaskan
segera menghidupkan
tambang rakyat. Keputusan
menghidupkan tambang rakyat
ini telah disetujui oleh Presiden
Joko Widodo dan wajib segera
direalisasi sehingga rakyat
Kepulauan Bangka Belitung
bangkit dari krisis ekonomi.
âTambang Rakyat selama
ini belum ada. Yang ada adalah
rakyat yang menambang. Itupun
dikejar-kejar seperti maling
di bumi sendiri. Nah, kita
memperjuangkan agar rakyat
bisa menambang dengan legal,
tenang dan tidak dikejar-kejar
petugas aparat,â tandas Gubernur
Rustam Senin, 22 Juni 2015
di Rumah Dinas Gubernur.
Penegasan orang nomor
satu di Kepulauan Bangka Belitung
itu dikemukakan dalam
acara Forum Dialog Gubernur
dengan Pimpinan Media serta
Pemimpin Redaksi media
massa cetak, media elektronik
dan media online Babel. Forum
Dialog dilaksanakan sesudah
Gubernur bersama Forum
Pimpinan Daerah berbuka puasa
bersama Pimpinan Media
Massa, Pimpinan SKPD, Forum
Wartawan Desk Provinsi
bersama ratusan anak yatim.
Gubernur juga menandaskan
untuk lahan Wilayah
Pertambangan Rakyat (WPR)
diperjuangkan 80 ribu hektare
dari PT Timah Tbk dan 40 Ribu
Pemda
menawarkan kepada Gubernur
Rustam Effendi bantuan teknis
dan bantuan-bantuan lain yang
diperlukan untuk pengelolaan
lebih lanjut. âKami akan tetap
bantu dalam pengelolaan Eks
KK PT Koba Tin bila diperlukan,â
kata Sukrisno.
Sebelumnya dalam Dialog
dengan Pimpinan Media Massa/Para
Pemred di Babel, Senin
(22/5-2015) Gubernur Rustam
Effendi mengatakan format untuk
memperjuangkan Wilayah
Pertambangan Rakyat adalah
Ahok
tur rutenya di mana saja,â kata
Ketua Umum Kopaja Nanang
Basuki di Balai Kota, Rabu
(24/6/2015).
Nanang menyampaikan hal
itu seusai mengadakan pertemuan
dengan Gubernur DKI
Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
dan Direktur Utama PT
Transjakarta Antonius Kosasih.
Dalam kesempatan tersebut,
diperlihatkan pula jenis bus kopaja
yang layak digunakan dalam
layanan bus transjakarta.
Menurut Nanang, bus-bus
kopaja yang nantinya digunakan
dalam penyelenggaraan
layanan bus transjakarta adalah
bus-bus yang telah memenuhi
îîîîîî¿îîîî îîîîîî îîîîîî îîîî
telah ditetapkan oleh PT Transjakarta,
yakni meliputi memimeminta
80 ribu lahan Kuasa
Pertambangan yang berdeposit
timah dan 40 ribu hektare Eks
KK PT Koba Tin.
âDirektur Utama PT Timah
Tbk Sukrisno telah menyerahkan
lahan Kuasa Pertambangan
Eks KK PT Koba Tin kepada
Pemerintah Provinsi. Namun
saya tegaskan agar serah terima
itu dilakukan secara tertulis.
Mengenai berlarut-larutnya
soal PT Koba Tin ini dan
semua masalah lain yang terkait,
semuanya sudah saya ungkapkan
kepada Presiden Joko
Widodo tiga bulan lalu,â kata
Gubernur Rustam.
Dengan penyerahan secara
tertulis, Selasa ( 23/6-2015)
maka perjuangan 30 persen
lebih perjuangan Gubernur Babel
Rustam Effendi telah tercapai.
Yang
perlu diformulasikan
berikutnya adalah format
penggarapan WPR yang
menyejahterakan rakyat tanpa
melupakan reklamasi dan kewajiban-kewajiban
lainnya. (*)
lainnya dari eks KK PT Koba
Tin. âTotal lahan untuk Tambang
Rakyat 120 hekare,â kata
Gubernur Rustam menjawab
pertanyaan KORAN BABEL.
âSaya sebagai gubernur
telah meminta berkali-kali kepada
PT Timah Tbk sejumlah
80 ribu hektare namun belum
diberikan. Nah, Presiden Joko
Widodo sudah menyetujui
menghidupkan tambang rakyat
melalui konsep âWPRâ. Jadi
kita tetap ajukan 80 ribu hektare
dari 400 ribu hektare lebih
yang kini dikuasai PT Timah
Tbk atau 90 persen Kuasa Pertambangan
Timah,â tegas Gubernur.
Berjuang
Bersama
Bupati Bangka Tengah H.
Erzaldi Rosman mengajak
semua pihak termasuk PT Timah
Tbk harus berjuang bersama
untuk mendapatkan lahan
WPR dari PT Timah maupun
kepemilikan saham di PT Timah.
âKita
semua harus mendukung
terus Pak Gubernur
agar dapat bernegosiasi dangan
PT Timah untuk dapat saham
dalam posisi tawar yang kuat
dan baik tentunya. Sekarang
ini, bagaimana agar posisi
tawar Pemda juga kuat. Itu
yang harus disikapi bersama
sama. Jadi kita sangatlah mendukung
upaya negosiasi yang
dilakukan oleh Gubernur Babel
saat ini,â kata Erzaldi kepada
KORAN BABEL, Rabu (24/6).
Sementara Ketua DPRD
Bateng, Algafry Rahman
menambahkan,Pimpinan Daerah
Bateng pun juga sejak lama
menginginkan dan mengusulkan
agar wilayah eks KK PT
Koba Tin di Bangka Tengah
dapat dijadikan WPR. Karena
faktanya selama ini, penambangan
timah di Bateng sudah
lama dikelola oleh swasta. Sehingga
dengan berakhirnya KK
Koba Tin, sangatlah wajar jika
masyarakat Bateng mendambakan
WPR.
âPT Timah kiranya arif
dan tidak akan menolak permintaan
Gubernur Babel yang
meminta 80 ribu hektare KP
nya dijadikan WPR. Juknisnya
bisa diatur yang terbaik. Dalam
hal ini, kita patut mendukung
penuh usulan Gubernur Babel,
H. Rustam Effendi untuk
memperjuangka WPR,â ujar
Algafry.
Menurut Algafry,
usulan
WPR di sebagian kecil KP PT
Timah oleh Gubernur Babel
itu sangatlah baik, hanya saja
yang perlu diperhatikan adalah
bagaimana aturan mainnya
yang sama-sama menguntungkan.
âSaya
berharap, agar keberadaan
PT Timah di Kepulauan
Babel sendiri juga dapat
membantu bagi masyarakat
terutama di tengah terpuruknya
kondisi perekonomian masyarakat,â
tegasnya.
Sedangkan Pemerhati Kebijakan
Publik Bateng, Andre
Rystian MIP mengatakan,
WPR ini sudah menjadi cita-cita
masyarakat sejak lama karena
menguntungkan masyarakat
bisa menambang secara legal
dengan standarisasi keselamatan.
Dan tentunya akan
dapat memperjelas posisi tambang
rakyat.
âJadi seharusnya, PT. Timah
lebih bijaksana dalam
menyikapi usulan kebijakan
Gubernur Babel yang bertujuan
untuk mendongkrak perekonomian
masyarakat tersebut,â
ujar Andre
Lanjut Andre, dengan adanya
WPR yang difasilitasi oleh
Koperasi atau BUMD tentunya
akan jauh lebih baik dalam hal
memantau lokasi penambangan,
lebih jelas berapa timah
yang dihasilkan dan bisa diaudit
karena ada badan pendamping.
Jadi
hal ini, sebetulnya
juga menguntungkan bagi PT.
Timah juga. Selain itu, untuk
masalah regulasi, semuanya itu
bisa diatur apalagi usulan WPR
ini dari Gubernur yang disikapi
positif oleh Pak Jokowi sehingga
sebetulnya, banyak celah
hukumnya yang bisa mengatur
regulasinya misalkan Keppres
atau Perpres.
âJadi seharusnya dalam hal
ini, PT Timah lebih bijaksana,
masalah siapa nanti yang akan
melakukan reklamasi ya di dalam
keppres harus diatur jelas.
Selain itu pula, jika ada WPR
teknis pertambangan rakyat
yang inkonvensional itu akan
diperbaiki dan menekan angka
resiko kecelakaan kerja yang
dapat dipantau langsung oleh
BUMD atau koperasi yang
menaunginya,â katanya
Ditegaskan Andre, karena
saat ini ekonomi masyarakat
lagi sulit, WPR bisa membantu
dan menjadi salah satu solusi
nyata. Jikalau masyarakat
bisa menambang dengan legal
menggunakan alat berat, tentulah
hasilnya juga akan lebih
memuaskan dan meningkatkan
perekonomian masyarakat.
âSelain itu, misalnya jika
ingin mengeluarkan izin WPR
maka BUMD atau Koperasi
sebagai fasilitator, diwajibkan
melakukan reklamasi pasca
tambang yang dananya berasal
dari pajak WPR dan keuntungan
BUMD atau koperasi itu
sendiri. Jadi sebetulnya, secara
teknis itu mudah kok,â pungkasnya
(ron/ags)
Stok Elpiji 3 Kilogram Aman
KORAN BABEL -- Pemerintah
Kabupaten Bangka melalui
tim pemantauan harga sembako
termasuk gas elpiji 3 kilogram,
melakukan diskusi mengenai
pasokan gas tabung elpiji 3 kilogram.
Tim
pemantauan pasokan
gas tabung elpiji tiga kilogram
yang tergabung dalam tim satu
dipimpin Asisten Perekonomian
dan Pembangunan Setda
Bangka, M. Kamil Abu Bakar
didampingi staf ahli Bupati
bidang ekonomi dan keuangan,
Zulkarnain Idrus, Kepala
Dinas Perhubungan, Asmawi
Alie, Kepala Dinas Pertambanîîî
îîî îšîîîîîî î€îîî¿î î«îîîîîî
perwakilan Disperindagkop dan
UMKM, sekcam Merawang,
perwakilan Bagian Administrasi
Perekonomian dan SDA. M.
Kamil Abu Bakar dalam kesempatan
tersebut menyampaikan
keluhan masyarakat mengenai
pasokan terjamin harga sesuai
dengan ketentuan.
âKita ingin untuk masyarakat
ada pasokan, jangan
sampai masyarakat terlalu lama
menunggu di pangkalan dengan
harga sesuai eceran,â ungkap
Kamil di hadapan Direktur
SPBE Pagarawan, Ali serta para
agen, Rabu (24/6) di ruang pertemuan
SPBE Pagarawan Kecamatan
Merawang.
Terkait hal tersebut, Kamil
juga mengharapkan. adanya
pemberitahuan jadwal kedatangan
gas elpiji di pangkalan untuk
masyarakat sehingga masyarakat
tidak menunggu lama,
âKita minta ada jadwal yang
diketahui masyarakat sehingga
masyarakat tidak menunggu
lama, nanti kita publikasikan
melalui media,â harapnya.
Sementara itu Ali selaku
Direktur SPBE Pagarawan mengungkapkan
pihaknya menjelang
puasa maupun lebaran
ini stoa aman untuk gas elpiji,
âDistribusi tidak masalah, sekali
masuk 500 ton, atau sekitar 166
ribu tabung sesuao dengan Delivery
Order (DO) dari pertamina,
untuk lebaran ini kita juga
ada penambahan juga secara
fakultatif,â ungkapnya. Diakuinya,
menjelang lebaran ini ada
19 truk yang disiapkan dengan
isi tabung 560 tabung,âKita
bagikan ke wilayah sesuai dengan
kesepakatan agen,â katanya.
Diuraikan Ali, untuk di Kabupaten
Bangka, ada tiga agen
yang memegang gas elpiji ini
yakni PT Silvia Jaya Mandiri,
PT Eka Jaya Mandiri dan Karya
Minyak. îî¿îîîîî
Tanpa Tambang, Negeri Jiran
Ekspor 20.000 Ton Timah/Tahun
KORAN BABEL -- Tambang
timah ilegal di Provinsi Kepulauan
Bangka Belitung (Babel)
sudah terjadi selama puluhan
tahun. Kondisi ini mulai
menjadi perhatian pemerintah
pimpinan Presiden Joko Widodo
(Jokowi).
Menko Perekonomian, Sofyan
Djalil yang ikut blusukan ke
Babel bersama Presiden melihat
tambang timah mengatakan,
pemerintah bertekad
menyetop penyelundupan timah.
Dia menyatakan, negara
tetangga Indonesia yang tidak
memiliki tambang timah,
bisa melakukan ekspor timah
hingga 20 ribu ton per tahun.
Sementara Indonesia sebagai
produsen timah terbesar kedua
punya produksi 66.000 ton per
tahun.
Sofyan mengatakan, pekan ini,
dirinya akan memanggil kepala
daerah di Babel terkait tambang
ilegal tersebut, dan juga
PT Timah, agar duduk bersama.
Sofyan akan mengambil
langsung penyelesaian masalah
ini. (nas)
Harga Sembako Tertinggi
di Mendobarat
KORAN BABEL -- Harga
sembako (sembilan bahan
pokok-red) khususnya daging
ayam broiler, sayuran, cabe
(besar dan kecil) serta bawang
(merah dan putih) terpantau
mengalami kenaikan (tertinggi-red)
dibandingkan harga di
pasar âKITEâ Sungailiat.
Hal tersebut terungkap dari hasil
wawancara dan pengamatan
lapangan hari pertama tim 3
pemantau harga-harga Pemerintah
Kabupaten Bangka yang
terdiri dari beberapa intansi terkait,
Rabu (24/6) di pasar Baturusa
Kecamatan Merawang
dan Mendobarat.
âDari hasil pantauan, yang
Melawan
diberikan surat lahir kosong.
âSaat itu nama yang diberikan
Margriet sesuai nama ibunya
(ibu Margriet). Jadi nama
depan anak itu adalah nama
ibunya Margriet,â ujar Anggota
tim kuasa hukum Margriet,
Posko Sihombing.
Soal imunisasi dan pemberian
susu, menurut Posko
kliennya tetap memperlakukan
Angeline dengan baik. âUntuk
imunisasi Angeline, dikatakan
Margriet, lengkap diberikan,â
ucap Posko.
Kehadiran tiga saksi baru
yang pernah tinggal
dari Tarakan, Kalimantan
Timur,
di rumah Margriet, membuat
kuasa hukum Margriet mencari
saksi sebagai pembanding.
Kuasa hukum Margriet, Jefry
Kam akan menghadirkan
saksi yang meringankan kliennya.
Nantinya saksi tersebut
untuk membantah saksi yang
dihadirkan oleh P2TP2A, yakni
Francky Alexander Marinka.
âSedang kita siapkan saksisaksi
yang menyatakan jika
keterangan Francky tidak benar,â
kata Jefry di Mapolda
Bali.
Saksi yang disiapkan dari
Laga
juga,â ucap Cut Meyriska, saat
ditemui di The Palace, Mall
Taman Anggrek, Jakarta Barat,
baru-baru ini.
liki AC dan pintu tengah yang
tinggi.
Pintu bus juga menerapkan
alat sensor yang akan membuat
pintu tidak akan bisa terbuka
saat bus tengah berjalan.
Nanang menyatakan, saat
ini Kopaja sudah memiliki 120
îîîî îîî îîîîîî îîîîîî¿îîîî
tersebut.
Ia mengatakan, saat ini
ada sekitar 200 unit bus lainnya
yang sedang ada di bagian
karoseri dan ditargetkan sudah
bisa beroperasi dalam 2-3 bulan
ke depan.(kmps)
Diakuinya, menjalani proses
syuting dengan adegan
berkelahi sangat menguras
tenaga dan staminanya. âTapi
mudah-mudahan puasa aku
tetap lancar, tetap bisa beraktivitas
sampai waktu berbuka
nanti,â harap artis kelahiran
Medan, 26 Mei 1993 ini.
Untuk menjaga ibadah
puasanya tetap lancar saat beraktivitas
di lokasi syuting,
Cut Meyriska memperhatikan
asupan makanan yang dikonsumsinya
saat sahur dan berbuka
puasa.
âBanyak minum madu
sama makan sayuran. Dan
kalau buka puasa atau sahur
nggak terlalu banyak makan
nasi, kalau kekenyangan malah
susah buat beraktivitas,â kata
Cut Meyriska.
Waktu berbuka puasa adalah
hal yang paling ditunggu-tunggu.
Apalagi makanan
yang disediakan adalah
makanan favorit kita. Kira-kira
menu makanan apa ya yang
paling disukai Cut Meyriska
saat berbuka puasa?
âAku mah puasa nggak puasa
di rumah makan makanan
khas Aceh. Kayak kuah masam
Keu Eung, kuah Pliek Eu,â kata
pemeran Putri Semindang Rindu
dalam sinetron 7 Manusia
Harimau itu.
Namun di antara semua
makanan khas Aceh, Cut paling
suka dengan kuah masam Keu
Eung atau dalam bahasa Indonesia
berarti kuah asam manis
pedas. Ia pun sering memasak
makanan-makanan tersebut untuk
anggota keluarganya.
Menu yang dipilih oleh Cut
memang menggiurkan, sebab
kuah asam manis tadi diberi
toping sebagai pelengkap. Toping
yang pas untuk melengkapi
hidangan ini adalah udang dan
ikan
âBisa (masak) karena di rumah
aku selalu makan itu dan
suka, secara tidak langsung
bisa masak,â pungkasnya.
Bagi Cut dengan memasak
masakan khas asalnya dia bisa
menuntaskan rasa rindu terhadap
kampung halamannya. Selain
itu sangat pas untuk membangkitkan
semangat setelah
seharian bekerja.(bbs)
kalangan tetangga di rumah
Margriet dan keluarga terdekat
Farncky yang bakal membantah
kesaksian itu.
Hingga kini, kata Jefry, kliennya
masih bertahan jika dia
telah memperlakukan dengan
baik anak angkatnya tersebut.
Dia menyayangi, memberikan
pendidikan dan kebutuhan
kesehatan seperti vitamin kala
nafsu makan Angeline yang
berkurang.
âIbu Margriet tetap pada
keterangan awal. Dari awal
hingga saat ini keterangan Margriet
sama, yang berubah-ubah
itu justru Agus,â ucapnya.
Margriet mengaku lelah dan
bosan diperiksa setiap hari dengan
pertanyaan berulang-ulang.
Hingga akhirnya dirinya
menantang agar diperiksa tanpa
jeda alias maraton.
Kuasa hukumnya Dion
Pongkor menuturkan, Margriet
meminta kepada penyidik
untuk menggeber seluruh
pertanyaan yang akan disampaikan
kepadanya.
âTidak ada jeda tadi (pemeriksaannya).
Dari pertama
hingga selesai langsung dilanjutkan,â
kata Dion.
Menurut dia, keinginan
diperiksa maraton itu atas permintaan
Margriet. âMaunya
Ibu Margriet biar cepat. Karena
dirinya menilai terlalu lama,â
jelas Dion. Margriet, sambung
Dion, hanya makan dua kali
sebelum dan setelah diperiksa.
Sementara itu Pengacara
kondang Hotman Paris Hutapea
turun tangan menjadi kuasa
hukum tersangka pembunuhan
Angeline, Agustinus Tai Andamai.
Dia pun siap melawan
pengacara ibu angkat Angeline,
Margriet Megawe yang dikomandoi
Hotma Sitompul.
âBenar saya jadi pengacara
Agus, karena Pengacara Agus
(Haposan Sihombing) dan
masyarakat merasa perlu dicari
pengacara Ibu Kota yang bisa
mengimbagi Hotma,â kata Hotman
kepada wartawan, Rabu
(24/6/2015).
Menurut dia, banyak SMS
yang masuk ke telepon genggamnya
memintanya turun tangan
dalam kasus yang menjerat
Agus. Awalnya, dia tak menggubris
permintaan itu sampai
Haposan Sihombing selaku
pengacara Agus mendatanginya.
âBahkan
pengacaranya si
Agus sendiri yang datang ke
saya ke Jakarta, si Haposan,
mendatangi saya dua hari yang
lalu minta saya bergabung dengan
dia,â imbuh dia.
Atas permintaan Haposan,
akhirnya Hotman mau ikut
membela Agus. Apalagi, kata
dia, SMS dukungan terus berdatangan
di telepon genggamnya.
âBunyi
SMS-nya: Bang
Hotman sudah waktunya dong
mengabdi. Kamu kan sudah
kaya. Ini pihak Margriet sudah
tunjuk pengacara top. Sangat
diperlukan pengacara sekaliber
Abang untuk ngimbangin,â
jelas dia menerangkan bunyi
SMS yang masuk
Kasus pembunuhan Angeline
terkuat setelah jenazahnya
ditemukan di pekarangan
rumah ibu angkatnya, di Jalan
Sedap Malam, Sanur Bali, 10
Juni lalu. Polisi sudah menetapkan
Agustinus Tai, seorang
pembantu di rumah Margriet,
sebagai tersangka pembunuhan
Angeline. Sementara Margriet
kini ditahan di Polda Bali sebagai
tersangka penelantaran
anak.(mdr/mdk/bbs)
menonjol disini (Kecamatan
Mendobarat-red) cabe besar,
cabe kecil, bawang merah,
sayuran dan daging ayam yang
lebih tinggi harganya,â ungkap
Sumiati salah satu anggota tim
dari Disperidagkop Kabupaten
Bangka
Menurutnya, berdasarkan hasil
pantauan harga per kilogramnya
(Kg), harga daging ayam
broiler mencapai Rp.30.000,
sayuran (kol Rp.10.000, tomat
Rp.20.000, kentang Rp.12.000,
dan wortel Rp.20.000) cabe
(besar dan kecil) Rp.50.000,
bawang merah Rp.40.000 sedangkan
bawang putih Rp.
20.000.
âDibandingkan dengan harga di
pasar âKITEâ Sungailiat semua
komoditi tersebut bedanya
sekitar Rp.4000-5000 lah, hanya
tomat yang selisihnya mencapai
Rp.10.000,â pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Badan
Ketahanan Pangan dan Pelaksana
Penyuluhan (BKP3) Kabupaten
Bangka selaku ketua
tim 3 pemantau harga semabako
yang diwakili Sekretaris
Harmendo dalam kesempatan
tersebut mengatakan inti dari
kegiatan pemantauan, guna
melihat secara langsung ketersedian
kebutuhan bahan pokok
di pasar sekaligus harganya.
âBerdasarkan pemantauan dan
wawancara dengan beberapa
pedagang, untuk stock kebutuhan
bahan pokok konsumsi
masyarakat di bulan puasa
Ramadhan hingga lebaran Idul
Fitri nanti masih mencukupi,â
kata Harmendo.
Diakuinya, memang ada beberapa
harga komoditi tertentu
semabako yang harganya naik,
îîîîîî îîîîî îîîîîîî îîîîîî¿îîî
masih terkendali dan stabil,
âHasil dari wawancara kami
dengan beberapa pembeli (konsumen-red),
kenaikan beberapa
komoditi sembako tersebut masih
wajar, belum meresahkan
masyarakat,â tutupnya. (gus/
îîîî
×	Ú 7cassandra://5_eqvVrsj4hw-WLaWChE31jK-ED1xf9MNfIaqBkZ_DIÍNÍ`ÌÍ ×U/7Ìž£Ë¡U×U/7Ìž£Ë¡TÍëÍ
Ž×C×   ÍvÍ
Žu××	Ú 7cassandra://cnNF_DDy3kEE7w_8DePJ6FmH9Ti4CRxjBO5RjzgPilsÎ ÉóÍ`ÍAÍµ×	Ú 7cassandra://wbF9KYqZJ4TvIw-fgZmVvgp5xnvP5vI0LjgzFbuTuGUÍ)qÍ`ÌÍ ×	Ú 7cassandra://w9A1_-z38wkBxcrIKAm-1s5KNUj7kqJRtz8n2D8hUUwÎ # Í Í0Íñ×U/7Ìž£Ë¡Y×EÚªKilau Firmino
Pikat The Red
LIVERPOOL îîîîîîî¿îîîîî
îîîîîîîîîî îîîîîîîîî î¥îîîîîî
îµîîîîîî î©îîîîîî îîîî î«îîîîîîîîîî
îµîîî îîîîîîîîîîîî
î®îîî¿îîîîî îîîîîîîî
îîîîîîîîî îîîî îîîîî
îîîîî îîîî îîîîîîîî
î·îî îµîîîî
î°îîîî
îîîîîîîîîî
îîîîîî
îîîîîîîî
îîîîî
îîîîîîîî îîîîîîî
îîîîîîîî
î©îîîîîîî
îîîîî îîîîîîîîîî
îîîîîîî îîîîîî îîîîîîî îîîî îîîîîîîîî
îîîî îîîîîî î³îîîîî îîîîîîî îî îîîîî îîî
îîîî îîîîîîîîî îîî îîîîî îîîî îîîîîîî
î¥îîîîî îî îŠîîî î€îîîîîî îîîî îîîî îîîîîîîîîîî
îî îŠîîîî
î©îîîîîî îîîîî îîîîî îîîîîîîî îîîîî
îîîîîîî î«îîîîîîîîî îîî îîîîîîîîîîî
îîî îîîîîîîîîî îî î¥îîîîîîîîî îîî î§î©î¥
î³îîîîî îîî îî îîî îîîîî îî îîîîîîîîîî
î¶îîîîîîîî îîîî î©îîîîîî îîîîî îîîîîîîî
î¶îîîîîîî îîîî îîî îîîîî îîî îîîîî î·îî
î¶îîîîî
î®îîîî î©îîîîîî îîîîî îîîîîîî îîîîîîîîî
î·îî îµîîî îîîîîî îîîîîîîîîîîîî îîîîîîî
î¶îîîîîîî î¬î îîîî îîîîîîîî îîî îîîîî
îîîîîîîîîî î¥îîîîî îîî îîîî î¹îîîîîîîîî
î°îîîîî îî î­îîî îîîîî
î°îîîîî îîîîîî î©îîîîîîîîîî îîîîîîî
îîîîîîîîîî îîîîîî î¯îîîîîîîî îîîî îîîîî
îîîîîîîî îîîîî îîîîî îîîî î¶îîîîîîîîî
îµîîîîîî î°îîîîîîîîî îîî îîîîî îîîîîîîî
Tak Dapat Pengganti Suarez
KEPERGIAN î¯îîî î¶îîîîî
îîîîîîîî îîîîî îîîîî îîîî îîîîîîîîî îîîî
îîîîîîî îîîîîîîîîî îîîîîîîî
î€îîîîî îîîîîîîîîîîî îîîîîîîîîîîî
î¿îîîî îî î°îîîî îîîîîîîî îîîî îîîîîîîî
îîîîîî îîîîî îîîîîîîîîî
î³îîîîîî î¯îîîîîîîî îîîîîî
îîîîîî îîîîîîîî îîîîî îîîî î°îîîî
îµîîîîî î¯îîîîîîî îîî îîîîîî
î°îîîîîîîî î€îîî îîîîîîî îîîîîîîîî
îî îîîîîîî îîîîîîîîîî îîîî
îšî î³îîîîîîîî î±îîîîîîî î¯îîî î¶îîîîîî
î®îîîîî îîîîîîîîîî î·îî
îªîîîîîî îîîîîîîîîî îîîîî
îîîîî î¶îîîîî îîîîîî îîîî îîîî
î¶îîîîîî îîîîîîîîîîîî î°îîîîîîîîî
î¶îîîîî îîîîî îîîîîîîîîîîî îî
îîîî î³îîîîîî î¯îîîîîî îŠîîîîîî
îîî îîîîîîîîîî îîîîîîî îîîîîîîî
îîî îîîîî îîîîîîîîîî
îªîîîîîî îîîî îîîî îîîîî îîîîîîî
î¯îî î€îîîîîî îªîîîîî îîî îîîîîîîî
îîîî îîîîî îîîîîîîî îîîîîîî îîîîîî
îîî îîîîîîîîîîî îîîîîîî î¶îîîîîî
îîîîîî îîîî îîîî îîîî îîîîîîîîî
îîîîîîî îîîîîîîîîî î¯îîî îŠîîîîîîîî
îîîîî îîîîîî îîîîîîîî îîîîîî
î³îî°îîîîîî îîîîîîîîî î¶îîîîîî
îîîîî î€îîî îîîîîîîî
×	Ú 7cassandra://wbF9KYqZJ4TvIw-fgZmVvgp5xnvP5vI0LjgzFbuTuGUÍ)qÍ`ÌÍ ×U/7Ìž£Ë¡Z×E×U/7Ìž£Ë¡[×U/7Ìž£Ë¡ZÍìÍ
Ž,žKORAN BABEL 25 Juni 2015ŸNavigasi Negeri Laskar Pelangi×U,õö./Ønþà